bisnis-ekonomi

BEI Targetkan 1.200 Perusahaan IPO dan Valuasi Rp20 Ribu Triliun pada 2029

Kamis, 14 Agustus 2025 | 13:38 WIB
Gedung Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI). (Dok. Indonesia Stock Exchange) (Dok. Indonesia Stock Exchange)

 

wartajatim.CO.ID Bursa Efek Indonesia (BEI) memasang target ambisius untuk lima tahun ke depan. Lembaga ini berencana menambah jumlah perusahaan tercatat di pasar modal menjadi 1.200 emiten pada tahun 2029, sekaligus mendorong valuasi pasar hingga menembus Rp20 ribu triliun.

Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menyampaikan bahwa strategi ini tidak hanya fokus pada kuantitas, tetapi juga kualitas perusahaan yang melantai di bursa.

“Targetnya di 2029 ada sekitar 1.200. Ini juga dilakukan terus dengan mempertimbangkan adanya jumlah perusahaan-perusahaan yang masuk lighthouse,” ujar Iman saat konferensi pers di Main Hall BEI, Jakarta Selatan, Senin (11/8/2025).

Baca Juga: Merespon Trading Halt di BEI, Presiden Prabowo: Indonesia Punya Kekuatan, Jangan Rendah Diri

Perusahaan “lighthouse” yang dimaksud adalah perusahaan unggulan yang menjadi panutan di industrinya masing-masing. Kehadiran mereka diharapkan mampu mendorong minat perusahaan lain untuk ikut mencatatkan sahamnya di BEI. Hingga 8 Agustus 2025, BEI mencatat ada 954 emiten aktif.

Sepanjang tahun berjalan, sudah ada 14 emiten saham dan 2 emiten Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) yang berhasil masuk ke bursa dengan total nilai emisi Rp8,49 triliun. Selain itu, terdapat 13 calon emiten yang sedang berada di pipeline IPO hingga akhir 2025 dengan potensi nilai efektif emisi sebesar Rp16,65 triliun.

Iman menambahkan, target ini sejalan dengan agenda pemerintah yang ingin mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8%. Salah satu langkahnya adalah meningkatkan likuiditas perdagangan saham dari Rp12,58 ribu triliun pada 2024 menjadi Rp20 ribu triliun di 2029.

Baca Juga: Targetkan Pendapatan Naik 30 Persen Usai IPO, Optimisme BAIK Melakukan Perluasan Pasar

“Sehingga dampaknya adalah market cap, valuasi perusahaan tercatat menjadi sekitar Rp20 ribu triliun di 2029,” tegasnya.

Upaya BEI ini diharapkan dapat memperluas akses pendanaan bagi perusahaan, memperkuat kepercayaan investor, dan mendorong pertumbuhan industri pasar modal di Indonesia. Dengan adanya roadmap yang jelas, BEI optimistis target ambisius ini bisa terwujud.

(FN)

Tags

Terkini

IHSG Diprediksi Sideways, Waspadai Tekanan Global

Kamis, 16 April 2026 | 10:06 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Buyback Tertekan Tajam

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:02 WIB