jawa-timur

Peringatan Nuzulul Qur'an di Kota Batu: Merajut Silaturahmi dan Kebersamaan dalam Keberagaman

Rabu, 19 Maret 2025 | 12:29 WIB
Nuzulul Qur'an: Momen Persatuan dan Harapan Baru untuk Kota Batu (Foto: batukota.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1446 H, Pemerintah Kota Batu menggelar peringatan Nuzulul Qur'an.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Batu, Acara ini berlangsung di Masjid Brigjen Soegiono pada Senin malam, 17 Maret 2025.

Tema yang diangkat adalah “Merajut Tali Silaturahmi dalam Keberagaman dan Kebersamaan untuk Mewujudkan Mbatu Sae.”

Kegiatan ini diawali dengan penyerahan santunan BPJS, santunan bagi penyandang disabilitas, serta bantuan untuk Kelompok Kerja (Pokja) di Kota Batu.

Baca Juga: Sentra Batik di Malang: Wisata Budaya dan Sejarah yang Wajib Dikunjungi

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wali Kota Batu Nurochman dan Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto.

Sekretaris Daerah Zadim Efisiensi, seluruh Kepala SKPD, pejabat eselon III dan IV, serta Forkopimda juga turut hadir.

Kemenag Kota Batu, Ketua MUI, Ketua FKUB, Kepala BNN, Pimpinan Bank Jatim, serta para tokoh agama dan masyarakat juga meramaikan acara ini.

Baca Juga: Viral! Wakil Wali Kota Blitar dan RX King Jatim Blitar Bagikan 650 Takjil di Depan TMP Raden Wijaya

Dalam sambutannya, Wali Kota Batu mengajak masyarakat untuk menjadikan momen Nuzulul Qur'an sebagai ajang muhasabah.

"Nuzulul Qur'an adalah peristiwa agung turunnya Al-Qur'an untuk menjadi petunjuk bagi seluruh umat. Mari kita maknai peristiwa ini dengan terus mengagungkan Al-Qur'an agar Kota Batu dan seluruh pemimpinnya mendapat keberkahan," ujar Nurochman.

Wali Kota juga berharap Kota Batu dapat menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) dalam dua tahun ke depan.

Baca Juga: HUT Satpol PP, Satlinmas, dan Damkar 2025: Walikota Blitar Tuntut Profesionalisme dan Aksi Humanis!

"Kami ingin MTQ tidak hanya menjadi ajang lomba, tetapi juga bentuk penghormatan kepada Al-Qur'an sebagai bagian dari keseimbangan Kota Batu yang dikenal sebagai kota wisata. Wisata butuh sentuhan rohaniah," imbuhnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan komitmen Pemkot Batu dalam menjalankan visi Mbatu Sae. Visi ini mencakup penyelesaian persoalan pertanian, pendidikan, dan lingkungan.

Halaman:

Tags

Terkini