WartaJatim.CO.ID - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, memberikan apresiasi atas kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) untuk lansia yang menggabungkan edukasi kesehatan dengan permainan tradisional.
Dikutip WartaJatim dari laman Kabupaten Lumajang, Kegiatan ini berlangsung di Desa Keraton, Kecamatan Yosowilangun, pada Selasa, 6 Mei 2025, saat Dewi Natalia melakukan kunjungan ke Posyandu ILP tersebut.
Menurut Dewi Natalia, penggunaan permainan seperti dakon dan ular tangga sebagai media edukasi merupakan pendekatan inovatif yang mampu meningkatkan partisipasi lansia secara signifikan.
"Ini luar biasa. Permainan seperti dakon dan ular tangga ternyata bisa dimodifikasi menjadi media edukasi keluarga sehat. Inisiatif ini patut diapresiasi dan bisa diuji coba di posyandu-posyandu lain," ujarnya.
Setiap langkah dalam permainan tersebut diselingi dengan penyampaian materi edukasi mengenai pola makan seimbang, pentingnya olahraga rutin, pemeriksaan kesehatan berkala, serta peran keluarga dalam mendukung lansia agar tetap aktif dan produktif.
Pendekatan ini tidak hanya mempererat interaksi sosial antar lansia, tetapi juga memudahkan mereka menerima pesan-pesan kesehatan dengan cara yang menyenangkan dan ringan.
Inovasi ini sejalan dengan tujuan Posyandu ILP yang mengintegrasikan layanan promotif dan preventif secara menyeluruh, mulai dari anak-anak hingga lansia.
Melalui metode ini, TP PKK Kabupaten Lumajang berharap Posyandu ILP dapat menjadi lebih menarik, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan memberikan dampak positif dalam membangun budaya hidup sehat di tingkat komunitas. (gha)