Bupati juga menyampaikan adanya pelatih olahraga untuk siswa yang bercita-cita menempuh karir di TNI dan Polri, serta kelas seni dan musik yang akan melengkapi pembelajaran.
Sekolah Rakyat Menengah Atas 37 Gresik siap menampung 75 siswa baru dari keluarga prasejahtera kategori Desil 1, dengan penerimaan pada tingkat kelas 1 SMA.
Menurut Bupati, Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto yang bertujuan memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan berkualitas.
Ia mengapresiasi dukungan dari Presiden, Kementerian Sosial, dan Kementerian PUPR atas kepercayaan yang diberikan kepada Pemkab Gresik untuk melaksanakan program ini.
Turut mendampingi kunjungan lapangan antara lain Wakil Bupati Asluchul Alif, Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, serta sejumlah pejabat dinas terkait.
Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan, Kominfo, CKPKP, dan Sosial, serta Forkopimcam Sidayu yang turut memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran program ini.
Bupati Fandi menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat ini merupakan solusi strategis untuk memberikan akses pendidikan yang layak bagi anak-anak kurang mampu di Kabupaten Gresik.
Melalui sekolah ini, diharapkan generasi muda dari keluarga prasejahtera dapat meningkatkan kompetensi dan keterampilan mereka demi masa depan yang lebih baik.
Pemkab Gresik juga akan terus memantau jalannya proses pendidikan serta fasilitas penunjang lainnya agar tetap terjaga kualitasnya.
Pihak sekolah dan pemerintah daerah berkomitmen untuk menghadirkan suasana belajar yang kondusif dan mendorong potensi maksimal setiap siswa.
Program pembelajaran disusun sedemikian rupa agar siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkembang dalam aspek karakter dan keterampilan sosial.