Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, menambahkan bahwa waktu tempuh distribusi meningkat dari 4 jam menjadi 11 jam.
Baca Juga: Denny Sumargo Bantah Bela Erika Carlina Saat Podcast Klarifikasi DJ Panda
Oleh karena itu, Pertamina melakukan pengalihan suplai BBM dari Terminal Banyuwangi ke Surabaya dan Malang.
Selain itu, sebanyak 79 armada tangki tambahan telah dikerahkan untuk mendukung kelancaran pengiriman.
Ke depannya, dukungan pasokan juga akan datang dari Fuel Terminal Tuban, Madiun, dan Surabaya untuk memperkuat distribusi BBM di wilayah Bondowoso.
Baca Juga: MUI Pusat Soroti Dampak Kesehatan hingga Perekonomian, Polemik Fatwa Haram Sound Horeg
Ketua Komisi II DPRD Bondowoso, H. Tohari, mengapresiasi langkah cepat dan koordinasi solid antara Pertamina dan instansi lintas sektor dalam menjaga ketersediaan BBM untuk masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa dengan penambahan armada tangki sekitar 79-80 unit, pengiriman BBM dapat berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi.
Pemerintah daerah bersama dengan TNI, Polri, dan Satpol PP telah dilibatkan dalam pengamanan distribusi BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk menghindari kemacetan, kecelakaan, maupun potensi kerusuhan akibat antrean panjang.
Baca Juga: Begini Jawaban Singkat Ria Ricis, Ditanya soal Cincin yang Dipakai
Selain itu, pembatasan pengisian BBM serta larangan penimbunan telah diterapkan guna menjaga ketersediaan BBM tetap merata.
Pemkab Bondowoso mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap bijaksana dalam melakukan pembelian BBM.
Tim gabungan terus memantau proses distribusi agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat.
Baca Juga: Denny Sumargo Ungkap Konten Klarifikasi DJ Panda Ternyata Hasil Syuting Ulang
"Kami imbau masyarakat tetap tenang, tidak perlu melakukan pembelian berlebihan. Insyaallah, BBM aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat Bondowoso.", ujar Sekretaris Daerah Bondowoso, Dr. Fathur Rozi, M.Fil.I. (gha)