Pengajian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang menggambarkan kehangatan serta ikatan emosional antara pemerintah daerah dan para pensiunan yang telah mengabdikan diri untuk Lumajang.
Baca Juga: Pasar Susu Nabati Meledak! Peluang Bisnis Lokal Siap Raup Cuan dari Tren Minuman Sehat Dunia
“Pengalaman, kebijaksanaan, dan jejaring sosial adalah warisan yang tidak ternilai. Jadikanlah itu sebagai cahaya yang menuntun langkah generasi berikutnya,” pungkas Bunda Indah. (gha)