WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa setiap investasi yang masuk harus dipastikan aman, inklusif, dan bebas dari praktik premanisme.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, yang akrab disapa Bunda Indah.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lumajang, Hal ini disampaikan setelah Bunda Indah menandatangani Deklarasi Bersama yang digagas oleh Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur, serta para Bupati dan Walikota se-Jawa Timur di Surabaya, Kamis (14/8/2025).
Baca Juga: Jadwal Lengkap Putaran Ketiga Kualifikasi Liga Champions 2025-2026
Deklarasi ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif, ramah kepada investor, dan berkelanjutan.
Langkah ini tidak hanya menjamin keamanan, tetapi juga memastikan bahwa investasi memberikan manfaat yang merata bagi masyarakat, bukan hanya menguntungkan pemilik modal.
Bunda Indah menegaskan, “Deklarasi ini adalah bentuk tanggung jawab kita bersama untuk memastikan para pelaku usaha merasa aman, terlindungi, dan dihargai. Iklim investasi yang sehat adalah kunci pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan.”
Baca Juga: BRI Peduli Tingkatkan Literasi Siswa NTB Lewat Program Literasi Anak Negeri
Penandatanganan deklarasi dilakukan saat kunjungan Bunda Indah ke Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Provinsi Jawa Timur.
Kunjungan ini juga menjadi momen silaturahmi dengan Kepala DPM-PTSP Jawa Timur, Dyah Wahyu Ermawati, untuk memperkuat koordinasi antar daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan investasi.
Bupati Lumajang menjelaskan, Lumajang memiliki potensi besar di sektor pertanian, pariwisata, dan industri kreatif.
Baca Juga: Bahlil Lahadalia Ingatkan Kader Golkar Terus Kawal Pemerintahan Prabowo
Menurutnya, keberhasilan menarik investor sangat bergantung pada kepastian hukum, keamanan, serta pelayanan publik yang cepat dan transparan.
Kepala DPM-PTSP Jawa Timur, Dyah Wahyu Ermawati, memberikan apresiasi atas konsistensi Pemkab Lumajang dalam membangun iklim investasi yang positif.