Selain itu, sejumlah camat dan lurah juga mendapatkan rotasi jabatan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan di wilayah masing-masing.
Baca Juga: Mahfud MD Puji Langkah Berani Menkeu Purbaya: Tak Naikkan Pajak dan Tegas Berantas Korupsi
Ipuk menuturkan bahwa mutasi dan promosi jabatan tersebut dilakukan berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja, bukan karena faktor kedekatan atau pertimbangan pribadi.
Rotasi ini diharapkan mampu menghadirkan semangat baru dalam meningkatkan kinerja pemerintahan.
“Mudah-mudahan kinerjanya semakin lebih baik dan capaian kinerjanya semakin lebih meningkat lagi,” harap Ipuk.
Bupati Ipuk juga menegaskan bahwa setiap jabatan yang diberikan merupakan hasil dari proses penilaian dan pertimbangan objektif.
Ia menolak anggapan bahwa penempatan posisi tertentu dipengaruhi oleh faktor nonprofesional.
“Jabatan ini bukan atas bantuan dari seseorang, tapi karena kinerja masing-masing. Bukan karena kedekatan dengan bupati. Saya pastikan bahwa penunjukan ibu bapak semua bebas dari uang atau dana yang diperuntukkan untuk saya,” tutup Ipuk.
Baca Juga: Viral Menu MBG Depok Dianggap Tak Bergizi, Kepala SPPG Akhirnya Ungkap Alasan Sebenarnya
Melalui pelantikan ini, Pemkab Banyuwangi berharap terbentuk birokrasi yang lebih solid dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ipuk menilai, dengan mengedepankan kolaborasi, kreativitas, dan efisiensi, pelayanan publik di Banyuwangi akan tetap berjalan optimal meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran. (gha)