WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja menyalurkan Bantuan Modal Usaha berupa barang yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Tahun 2025 kepada ratusan pelaku Industri Kecil dan Menengah di Bangkalan.
Program bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam melakukan koordinasi, sinkronisasi, dan pelaksanaan pemberdayaan industri serta peningkatan peran serta masyarakat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bangkalan, Penyerahan Bantuan Modal Usaha DBH-CHT dilaksanakan dengan melibatkan berbagai unsur pemerintahan daerah sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sektor usaha kecil dan menengah.
Kegiatan ini dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bangkalan, para Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Camat se-Kabupaten Bangkalan, serta para pelaku IKM binaan Disperinaker.
Pemerintah Kabupaten Bangkalan menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas publik sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sebanyak 336 pelaku IKM dari berbagai jenis usaha tercatat sebagai penerima Bantuan Modal Usaha berupa barang pada program DBH-CHT Tahun 2025.
Baca Juga: Viral Panen Cabe Pascabencana Aceh, Ferry Irwandi Sampai Menangis: Muterin Ekonomi Warga!
Seluruh penerima bantuan merupakan pelaku IKM binaan Disperinaker Kabupaten Bangkalan yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam laporan kegiatan yang disampaikan, dijelaskan bahwa program Bantuan Modal Usaha DBH-CHT bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pelaku IKM.
Peningkatan kapasitas produksi tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing produk lokal Kabupaten Bangkalan agar dapat menembus pasar yang lebih luas.
Baca Juga: Sungai Demi Bantuan, Ada yang Ambil Popok untuk Bayi Yatim Piatu Korban Longsor
Bupati Bangkalan Lukman Hakim menekankan pentingnya pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan bagi pelaku IKM agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal.
Penguatan kapasitas pelaku usaha lokal dinilai menjadi kunci agar perputaran ekonomi tetap berada di Kabupaten Bangkalan dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.