Bupati Sanusi menjelaskan bahwa visi tersebut menjadi dasar bagi lima misi pembangunan jangka menengah Kabupaten Malang 2025-2029.
Misi pertama adalah meningkatkan kesejahteraan sosial, kualitas sumber daya manusia, dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Misi kedua fokus pada pembangunan ekonomi yang inklusif, produktif, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.
Baca Juga: Dewi Agustiningsih, Doktor Termuda dan Tercepat UGM Asal Banyuwangi yang Kini Jadi Dosen ITB
Misi ketiga adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berkesinambungan dan transparan.
Misi keempat menitikberatkan pada stabilitas ketentraman, ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta ketahanan sosial budaya.
Misi kelima bertujuan membangun kewilayahan dan infrastruktur yang merata, berkeadilan, berkualitas, dan ramah lingkungan demi kesinambungan pembangunan.
Namun, Bupati Sanusi menegaskan bahwa visi dan misi tersebut masih bersifat makro dan perlu dijabarkan lebih rinci ke dalam tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, dan program prioritas yang operasional.
"Namun perlu saya tekankan bahwa visi dan misi tersebut masih bersifat makro dan belum mencakup hal-hal yang sifatnya teknis atau operasional, sehingga harus dijabarkan lebih lanjut ke dalam tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, sampai dengan program prioritas," pungkasnya.
Musrenbang ini menjadi forum strategis untuk melakukan penajaman, penyelarasan, klarifikasi, dan kesepakatan terhadap rancangan awal RPJMD.
Bupati berharap seluruh peserta dapat memberikan masukan yang konstruktif agar hasil Musrenbang dapat dituangkan dalam Berita Acara Kesepakatan.
Berita Acara tersebut nantinya akan menjadi dasar penyempurnaan rancangan akhir RPJMD Kabupaten Malang 2025-2029. (gha)