malang

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Resmi Buka Konferensi PGRI dan Dorong Guru Wujudkan Pendidikan Berkualitas dan SDM Unggul

Senin, 23 Juni 2025 | 14:54 WIB
Wali Kota Malang Buka Konferensi PGRI: Peran Guru Kunci Wujudkan Generasi Unggul (Foto: malangkota.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara resmi menghadiri sekaligus membuka Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang dilaksanakan di Aula SMK PGRI 3 Kota Malang, pada Sabtu, 21 Juni 2025.

Konferensi yang mengusung tema “Revitalisasi dan Konsolidasi Organisasi Menuju PGRI yang Kuat serta Mandiri” ini bertujuan untuk memperkuat peran guru sebagai ujung tombak dalam pembentukan karakter serta kualitas peserta didik.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Malang, Wahyu Hidayat menyampaikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya konferensi tersebut yang dianggap sejalan dengan visi misi Pemerintah Kota Malang.

Baca Juga: Ju Haknyeon Resmi Keluar dari THE BOYZ Usai Skandal dengan Mantan Aktris Film Dewasa Jepang

Ia menegaskan bahwa program unggulan “Ngalam Pinter” merupakan upaya strategis menyiapkan sumber daya manusia unggul dalam menyongsong era Indonesia Emas.

“Konferensi ini sangat saya apresiasi karena menjadi bagian dari langkah strategis untuk mewujudkan Ngalam Pinter. Semua itu berawal dari para guru,” ujar Wali Kota Wahyu.

Selain memberikan sambutan, Wahyu juga menekankan bahwa guru memegang peran vital dalam menjalankan tugas mulia mendidik generasi bangsa.

Baca Juga: Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Polda Metro Klarifikasi UGM dan SMAN 6 Solo

Ia berharap melalui organisasi PGRI, para tenaga pendidik di Kota Malang semakin solid dan mampu menghadirkan pendidikan yang bermutu serta berpengaruh besar pada kemajuan bangsa.

“Saya hadir di sini karena saya bagian dari guru. Orang tua saya adalah guru, dan karena itu, guru akan selalu menjadi prioritas saya,” tambahnya.

Ketua PGRI Kota Malang, Anthon Henawanto, menegaskan bahwa konferensi ini merupakan momentum penting untuk memperkokoh organisasi guru.

Baca Juga: Konflik Iran-Israel Memuncak, Trump Sebut Khamenei “Target Mudah” dan Klaim Tahu Lokasi Persembunyiannya

Ia menyatakan bahwa PGRI harus menjadi organisasi yang kuat secara ideologis, mandiri secara finansial, dan kokoh secara struktur.

“Saatnya PGRI menjadi organisasi yang tidak hanya dibutuhkan, tetapi juga dicintai anggotanya. Ini adalah rumah bersama untuk berjuang,” tegas Anthon.

Halaman:

Tags

Terkini