WartaJatim.CO.ID - Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berdaya saing, Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M. M.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Malang, Memberikan arahan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Disiplin ASN Sebagai Instrumen Pengendalian Birokrasi Berkualitas yang digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang pada Senin (13/10) pagi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Auditor Manajemen Aparatur Sipil Negara Ahli Madya Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Dr. Yosua Jaya Edy, S. Sos., S. E., M. Si., bersama para kepala perangkat daerah Kabupaten Malang, serta seluruh peserta Bimtek yang mengikuti secara daring maupun luring.
Baca Juga: Surabaya Bersama Densus 88 Tingkatkan Pencegahan Radikalisme dan Intoleransi Anak
Dalam kesempatan itu, Bupati Sanusi menekankan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peran penting sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan masyarakat, serta perekat dan pemersatu bangsa.
Ia menjelaskan bahwa ASN harus memiliki sikap disiplin, profesional, dan berintegritas tinggi agar mampu melaksanakan tanggung jawabnya secara optimal.
Disiplin, menurutnya, bukan hanya sekadar kewajiban administratif, melainkan cerminan dari etika kerja dan tanggung jawab moral atas amanah jabatan yang diemban oleh seorang aparatur negara.
ASN yang disiplin tidak hanya dituntut untuk hadir dan pulang tepat waktu, tetapi juga harus mampu menunjukkan loyalitas, komitmen, serta semangat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di mana pun dan kapan pun.
“Pada kesempatan ini saya mengajak seluruh ASN Kabupaten Malang untuk menjadikan disiplin bukan karena takut pada sanksi, tetapi karena dorongan moral dan profesionalitas. Jadikan disiplin sebagai kebiasaan, sebagai budaya yang melekat dalam diri kita, bukan sekadar perintah atasan. Kita harus membangun birokrasi yang berjiwa melayani, bukan dilayani."
"ASN harus mampu menjadi contoh di tengah masyarakat, baik dalam ucapan, sikap, maupun tindakan. Dengan begitu, kehadiran ASN benar-benar menjadi solusi bagi rakyat, bukan sebaliknya,” ungkap Bupati Malang.
Lebih lanjut, Bupati Sanusi menuturkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang saat ini terus berupaya mewujudkan birokrasi yang bersih, efektif, dan berdaya saing.
Upaya tersebut dilakukan melalui penerapan sistem pengendalian birokrasi yang kuat dan berkelanjutan, salah satunya dengan menerapkan disiplin ASN secara konsisten dan terukur.