WartaJatim.CO.ID - Kunjungan Wapres Gibran Rakabuming dan Ibu Selvi ke Kampung Batik Kauman di Surakarta pada 23 Februari 2025 merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mengawal visi misi Kabinet Merah Putih.
Kunjungan ini khususnya berfokus pada pemberdayaan ekonomi lokal melalui pelestarian budaya.
Dikutip WartaJatim dari laman Humas Wakil Presiden, Kedatangan Wapres tampak disambut hangat oleh para perajin batik, masyarakat setempat, serta wisatawan yang tengah menikmati keindahan kawasan ini.
Dengan ramah, Wapres dan Ibu Selvi menyapa mereka dan sesekali memenuhi permintaan foto bersama.
Baca Juga: PSSI Lepas Indra Sjafri dari Jabatan Pelatih Kepala Timnas U-20
Sebagai salah satu pusat batik tertua di Surakarta, Kampung Batik Kauman memiliki peran strategis dalam menjaga warisan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Wapres sangat mengapresiasi dedikasi para perajin batik di kampung ini.
"Kami sangat mengapresiasi dedikasi para perajin batik di kampung ini yang terus menjaga warisan budaya bangsa di tengah perkembangan zaman," kata Wapres Gibran Rakabuming.
Ia pun menaruh harapan besar agar Kampung Batik Kauman terus berkembang dan menjadi contoh sukses bagi daerah lain dalam mengembangkan ekonomi berbasis budaya.
Baca Juga: Wisata Edukasi Kerajinan Tangan di Malang: Menyelami Kreativitas dan Budaya Lokal
Selain sebagai destinasi belanja batik berkualitas, Kampung Batik Kauman juga menawarkan pengalaman edukatif bagi pengunjung.
Berbagai kegiatan seperti belajar membatik, wisata sejarah, hingga menikmati sajian di kafe-kafe tradisional-modern menjadikan kawasan ini lebih dari sekadar pusat perdagangan.
"Melalui inovasi dan dukungan yang berkelanjutan dari seluruh pihak terkait, diharapkan kampung ini mampu memperkuat posisi batik sebagai identitas budaya nasional serta meningkatkan kesejahteraan para perajin dan masyarakat sekitarnya," tambah Wapres.
Baca Juga: Kucing Paling Unik dan Biaya Pemeliharaannya: Apa yang Harus Diketahui Cat Lovers?
Menurutnya, pemerintah akan terus mendorong sinergi antara pelaku usaha, komunitas, dan generasi muda agar warisan batik tetap lestari sekaligus memberikan dampak ekonomi yang nyata.