Ray Sahetapy tidak hanya dikenal sebagai aktor berbakat, tetapi juga sebagai pribadi yang mendalami ajaran Islam secara perlahan.
Ia selalu menjaga hubungan baik dengan semua orang, tanpa memandang latar belakang agama atau kepercayaan mereka.
Dalam beberapa wawancara, Ray kerap menyinggung pentingnya keimanan dan bagaimana agama membentuk karakter seseorang.
Keputusan keluarga untuk menyolatkannya di Istiqlal seakan menjadi bentuk penghormatan terakhir atas perjalanan spiritualnya.
Baca Juga: Pengamanan H+3 Lebaran 2025: Fokus pada Jalur Wisata dan Arus Balik Pengaman
Jenazah Ray Sahetapy disalatkan di Masjid Istiqlal sebelum akhirnya dimakamkan di TPU Tanah Kusir.
Namun, sesuai wasiatnya, keluarga berencana memindahkan jenazahnya ke Palu, Sulawesi Tengah, di makam keluarga dalam satu atau dua tahun mendatang.
Kepergian Ray Sahetapy tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga dan penggemarnya, tetapi juga menyisakan kisah perjalanan spiritual yang penuh makna.
Dari Istiqlal ia memulai, dan di Istiqlal pula ia disemayamkan sebelum peristirahatan terakhirnya.
***