nasional

Dampak Penurunan Jumlah Pengunjung, Direktur Taman Safari Usulkan Mediasi dengan Korban Dugaan Kekerasan oleh OCI

Jumat, 2 Mei 2025 | 09:21 WIB
Direktur Taman Safari Indonesia, Aswin Sumampau. (YouTube.com / Kang Dedi Mulyadi Channel)

WartaJatim.CO.ID - Direktur Taman Safari Indonesia (TSI), Aswin Sumampau mengakui adanya penurunan jumlah pengunjung sebagai dampak dari viralnya gugatan dugaan kekerasan yang dilayangkan para mantan pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI).

Pengakuan ini disampaikan dalam rapat mediasi yang dipimpin oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di Balai Kota Depok, Jabar, pada Selasa (29/4/2025), untuk membahas persoalan yang kini menjadi sorotan publik.

"Sekarang sudah cukup besar (penurunan kunjungan), saya tidak bisa membuka, jadi saya rasa sangat terdampak," tutur Aswin sebagaimana dilansir dari YouTube Dedi Mulyadi yang tayang pada Selasa, 29 April 2025.

"Pasti teman-teman juga lihat dari sisi hashtag dan sebagainya, sangat-sangat terdampak, apalagi kerja sama antara perusahaan dan lainnya," tungkasnya.

Baca Juga: Viral Skandal Eksploitasi Eks Pemain Sirkus di Taman Safari: Korban Diduga Alami Kekerasan hingga Pelecehan

Pertemuan yang diprakarsai oleh Gubernur Jabar tersebut merupakan upaya untuk mempertemukan pihak TSI dengan para eks pemain sirkus OCI yang telah melayangkan gugatan ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Dalam forum tersebut, Aswin menyampaikan bahwa pihaknya telah berusaha memahami gugatan yang diajukan oleh para mantan pemain sirkus.

Ia juga menegaskan bahwa tuduhan kekerasan ditujukan kepada oknum atau individu tertentu, bukan kepada perusahaan secara keseluruhan.

Dugaan kekerasan yang disorot dalam kasus ini meliputi beberapa hal serius, termasuk klaim bahwa sejumlah eks pemain sirkus tidak mengetahui keberadaan orang tua kandung mereka dan tidak memperoleh hak-hak yang layak selama bekerja di lingkungan OCI Taman Safari.

Baca Juga: Setelah Skandal Dugaan Kekerasan Viral, Eks Pawang Gajah Ungkap Sisi Lain Pimpinan OCI Taman Safari

Tuduhan-tuduhan ini telah mencuat ke permukaan dan mendapat perhatian luas dari masyarakat, terutama setelah viral di media sosial.

Dampak dari viralnya kasus ini tidak hanya berpengaruh pada reputasi Taman Safari, tetapi juga secara langsung mempengaruhi bisnis dan operasional perusahaan.

Penurunan jumlah pengunjung yang diakui oleh Direktur TSI merupakan indikasi nyata dari besarnya dampak negatif yang ditimbulkan oleh kontroversi tersebut.

Dalam upaya menyelesaikan permasalahan yang ada, Aswin menyampaikan harapannya akan adanya mediasi yang efektif dengan pihak korban.

Halaman:

Tags

Terkini