nasional

Kadin Indonesia Gandeng Kadin China Bangun 1.000 Dapur Bergizi Gotong Royong untuk Dukung Program MBG Nasional

Jumat, 30 Mei 2025 | 12:49 WIB
Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

WartaJatim.CO.ID - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin kerja sama dengan Kadin China untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kerja sama ini dilakukan melalui pembangunan dapur-dapur bergizi atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menjelaskan bahwa kerja sama ini menjadi salah satu hasil dari kunjungan Perdana Menteri (PM) China Li Qiang ke Indonesia yang berlangsung pada 24-26 Mei 2025.

kadin

Baca Juga: Tempat Makan MBG Diimpor dari China, DPR Minta BGN Beralih ke Produk Lokal

Salah satu bentuk konkret kolaborasi tersebut adalah penandatanganan nota kesepahaman sebelum acara Indonesia-China Business Reception 2025 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu 24 Mei 2025.

"Bisa dibayangkan Kadin bisa berperan dari berbagai macam bidang dengan bantuan China, dari dapurnya sendiri atau SPPG," ujar Anindya kepada wartawan.

Dalam kerja sama ini, Kadin China akan membantu berbagai aspek program MBG, bukan hanya pembangunan dapur.

Baca Juga: Monitoring Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pandaan: Forpimda Pasuruan Pastikan Kualitas Gizi untuk Ribuan Pelajar

Mereka juga akan berkontribusi dalam hal penyediaan bahan pangan dan mendukung sektor pertanian melalui industrialisasi dan modernisasi.

Anindya, yang akrab disapa Anin, menyebutkan bahwa Kadin Indonesia menargetkan pembangunan 1.000 SPPG secara gotong royong di luar yang dibangun oleh pemerintah.

Anin juga memyampaikan bahwa Prototipe SPPG Gotong Royong ditargetkan rampung sebelum 17 Agustus 2025.

Baca Juga: Prabowo Beberkan Curhatan Orang Tua Siswa yang Berharap pada MBG Saat Rapat Kabinet: Saya Bilang Mohon Bersabar

"Mereka (Kadin China) akan menentukan berapa jumlah yang mereka ingin bangun. Tentu kalau pemerintah itu fokus 30.000, dari Kadin mencoba bertahap tapi targetnya kalau bisa 1.000,” ungkap Anin.

Halaman:

Tags

Terkini