nasional

Sederet Universitas Top Inggris Raya Tertarik Bangun Kampus di Indonesia, Ungkap Seskab Teddy

Selasa, 3 Juni 2025 | 16:13 WIB
Potret momen Presiden RI, Prabowo Subianto berbincang dengan rombongan profesor Inggris Raya di kediamannya, Hambalang, Bogor.

WartaJatim.CO.ID - Sekretaris Kabinet (Seskab) RI, Mayor Teddy Indra Wijaya menyatakan adanya minat sejumlah universitas top di Inggris Raya (UK) untuk membangun kampus di Indonesia.

Hal itu diungkap Teddy usai mengungkap momen pertemuan Presiden RI, Prabowo Subianto dengan Utusan Perdana Menteri Inggris Urusan Pendidikan, Prof. Sir Steve Smith di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, pada Jumat, 30 Mei 2025.

Teddy menyebut, pertemuan itu membahas terkait peningkatan kerja sama bidang pendidikan dua negara, termasuk dalam pembangunan kampus di RI.

Baca Juga: Seskab Teddy Ungkap Prabowo Support Papua Nugini untuk Gabung ke ASEAN

"Beberapa kampus terbaik di Inggris Raya sangat tertarik untuk mendirikan kampusnya di Indonesia," ungkap Teddy dalam keterangan resminya di laman Sekretariat Kabinet yang dikutip pada Sabtu, 31 Mei 2025.

Teddy melanjutkan, pertemuan Prabowo dengan delegasi UK itu juga membahas peningkatan jumlah pelajar Indonesia yang belajar di kampus-kampus terbaik di Inggris Raya, baik itu langsung di Inggris maupun kampus Inggris yang membuka cabang di Indonesia.

Rombongan dari Inggris itu, terdiri atas Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey dan perwakilan Russell Group, sebuah jaringan 24 universitas terbaik di Inggris Raya.

Baca Juga: Pemerintah Tegaskan Kewenangan Konstitusional dalam Penunjukan Letkol Teddy Indra Wijaya sebagai Sekretaris Kabinet

"Hadir juga dalam pertemuan tersebut, di antaranya Bapak Prof. Helen Bailey dari Queen Mary University of London, Bapak Prof. Funmi Olonisakin dari King’s College London, Bapak Prof. Tariq Ali dari University of Liverpool, dan British Council Country Director untuk Indonesia, Bapak Summer Xia," sebut Teddy.

Di sisi lain, Prabowo didampingi oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.***

Tags

Terkini