nasional

Hari Keselamatan Transportasi 2025: IFG Ingatkan Disiplin Lalu Lintas dan Pentingnya Asuransi Jalan Raya

Jumat, 26 September 2025 | 10:03 WIB
Dalam rangka memperingati Hari Keselamatan Transportasi, IFG mendorong disiplin berlalu lintas sejalan dengan kesadaran masyarakat untuk berasuransi. ((Dok IFG))

 

WartaJatim.CO.ID - Indonesia Financial Group (IFG) kembali menegaskan pentingnya menjadikan keselamatan sebagai budaya sehari-hari, khususnya di jalan raya.

Momentum Hari Keselamatan Transportasi 2025 yang bertepatan dengan Hari Lalu Lintas Jalan dimanfaatkan IFG untuk mengingatkan masyarakat bahwa kepatuhan terhadap aturan bukanlah satu-satunya cara menjaga diri, melainkan juga melalui kesiapan finansial dengan perlindungan asuransi.

Data terbaru dari Kakorlantas Polri memperlihatkan bahwa sepanjang semester pertama 2025 jumlah kecelakaan lalu lintas mencapai 70.749 kasus, turun 2,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Meski demikian, angka korban jiwa masih tinggi, yakni 11.262 orang, menurun dari 13.781 orang pada 2024.

Baca Juga: Prestasi Gemilang IFG Symphony Choir di NICFF 2025: Tampil Perdana Langsung Raih Gold Medal di IKN

Ironisnya, mayoritas korban berasal dari kelompok usia produktif, sehingga kehilangan yang terjadi tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, tetapi juga merugikan bangsa dari sisi sosial dan ekonomi.

Sebagai holding BUMN di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi yang menaungi Jasa Raharja dan Jasa Raharja Putera, IFG menilai bahwa perlindungan finansial tidak bisa dipisahkan dari isu keselamatan berkendara.

Jasa Raharja selama ini berperan strategis memberikan santunan kepada korban kecelakaan, sedangkan Jasa Raharja Putera memperluas jangkauan perlindungan melalui produk asuransi kendaraan, asuransi tanggung jawab pihak ketiga, serta asuransi jiwa.

Baca Juga: Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2025, IFG Beri Diskon & Cashback Spesial Lewat Aplikasi One by IFG

Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, menekankan bahwa keselamatan tidak sebatas soal kepatuhan aturan.

“Keselamatan di jalan bukan hanya soal kepatuhan terhadap aturan, melainkan kesadaran bahwa hidup kita berharga bagi orang lain. Karena itu, disiplin berlalu lintas harus berjalan seiring dengan kesiapan menghadapi risiko melalui perlindungan asuransi,” ujarnya.

Ia menambahkan, IFG bersama Jasa Raharja dan Jasa Raharja Putera tidak hanya hadir melalui santunan, tetapi juga aktif melakukan edukasi agar keselamatan benar-benar menjadi budaya sehari-hari.

Baca Juga: IFG Tutup Program Kindness to Progress 2025, Desa Ngabab Jadi Contoh Transformasi Sosial BUMN

“Kami berkomitmen tidak hanya menghadirkan santunan, tetapi juga terus mengedukasi masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai budaya sehari-hari,” tegas Denny.

Halaman:

Tags

Terkini