wartajatim.CO.ID — Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memuji langkah awal Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang dinilainya membawa warna baru dalam pengelolaan keuangan negara.
Dalam unggahan di akun media sosial X pada Senin, 6 Oktober 2025, Mahfud mengapresiasi pendekatan Purbaya yang dinilai tidak membebani rakyat dengan pajak baru, namun tetap tegas dalam menjaga efektivitas anggaran dan memberantas praktik korupsi di kementerian, lembaga, dan BUMN.
“Salut kepada Menkeu Pak Purbaya. Dia tidak membebani rakyat dengan pungutan pajak-pajak baru. Dia sikat korupsi. Dia lakukan efektifitas dan efisiensi di K/L & BUMN. Dia mulai hantam korupsi dan ilegalitas di perpajakan dan kepabeanan. Terus maju, Pak. Bravo,” tulis Mahfud.
Baca Juga: Zulhas Puji Menkeu Purbaya, Masalah Pendanaan Kopdes Merah Putih Selesai dalam 30 Menit
Gaya Baru dalam Pengelolaan Keuangan Negara
Mahfud kemudian melanjutkan pujiannya melalui siaran podcast di kanal YouTube Mahfud MD Official pada Kamis, 9 Oktober 2025. Ia menyebut langkah-langkah Purbaya sejak hari pertama menjabat menunjukkan keberanian dan kepercayaan diri yang tinggi dalam menata ulang arah kebijakan fiskal Indonesia.
“Melihat langkah-langkahnya saat di hari dia dilantik dan seterusnya, itu menurut saya bagus juga untuk membuat warna baru terhadap penataan keuangan kita,” ujar Mahfud.
Ia menilai, gaya kepemimpinan Purbaya terasa lebih berani dan progresif dibandingkan dengan pendekatan pendahulunya. Menurut Mahfud, Purbaya mampu “memecah kebekuan” dalam pola kebijakan ekonomi yang selama 15 tahun terakhir cenderung konservatif.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Siapkan Langkah Cepat Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen
Perubahan tanpa Pajak Baru
Dalam kesempatan yang sama, Mahfud menyoroti bahwa Purbaya berhasil memulai langkah perubahan tanpa menambah beban masyarakat lewat pajak baru.
“(Dulu) Kalau perlu apa, pajak. Kalau ini kan enggak, misalnya bilang stimulasi pertumbuhan ekonomi dengan diberikan dana, pajak naik sendiri. Nggak usah cari-cari pajak lagi, kan gitu bagus bagi orang awam seperti saya,” jelasnya.
Menurut Mahfud, pendekatan ini tidak hanya efektif untuk menjaga daya beli rakyat, tetapi juga memperlihatkan kreativitas dalam kebijakan fiskal.
Baca Juga: Luhut Sentil Menkeu Purbaya: Serapan Anggaran MBG Sudah Baik, Tak Perlu Tarik Dana Lagi!