WartaJatim.CO.ID — Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, East Java Super Corridor (EJSC) Bakorwil Malang bersama komunitas Eco Savior menggelar kegiatan inspiratif bertajuk “Green Generation: Saatnya Pemuda Menjaga Bumi – Inovasi Teknologi dengan Start Up Hijau.”
Acara yang didukung oleh Bakorwil III Malang ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menggali potensi teknologi ramah lingkungan dan melahirkan ide-ide startup hijau di Jawa Timur.
Baca Juga: Generasi Muda Jadi Garda Hijau, Begini Cara BRI Peduli Tanamkan Aksi Nyata Hadapi Perubahan Iklim
Digelar di Co-Working Space EJSC Bakorwil Malang, Selasa (11/11/2025), kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah di wilayah kerja Bakorwil III Malang.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara, menandakan bahwa kesadaran akan pentingnya keberlanjutan kini semakin tumbuh di kalangan anak muda.
Tiga narasumber hadir berbagi inspirasi dan pengalaman dalam menciptakan inovasi hijau: Hendi Suryo, Ketua HIPMI Malang sekaligus Founder iLiterless, Nasrullah Aziz, Founder Agroniaga Indonesia, dan Andhi Prasetyo, Advisor EJSC Malang.
Baca Juga: BRI Dorong Ekonomi Hijau Lewat Dukungan di FLOII Expo 2025
Diskusi berlangsung hangat dan dinamis di bawah panduan Herlina Septi Andini, Founder Zero Waste Malang, yang membawa suasana dialog lebih membumi dan mudah dicerna oleh peserta muda.
Para narasumber sepakat bahwa teknologi tepat guna dan model bisnis berkelanjutan merupakan kunci menghadapi tantangan lingkungan saat ini.
Mereka mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi pencipta solusi nyata — membangun startup hijau yang berdampak ekologis sekaligus bernilai ekonomi.
Baca Juga: Raih Anugerah Ekonomi Hijau, BRI Singgung Kekuatan Ekonomi Nasional dari UMKM
Gerakan lingkungan tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi dan keberanian generasi muda untuk berinovasi.
Melalui kegiatan ini, EJSC Bakorwil Malang berharap semakin banyak anak muda yang berani menuangkan ide inovatif berbasis ekologi serta ikut menjaga keberlanjutan bumi.
Semangat kolaborasi dan kreativitas anak muda menjadi fondasi kuat menuju masa depan Jawa Timur yang lebih hijau dan berkelanjutan. (KNS)