bisnis-ekonomi

Klaim Harga Pangan Stabil, Mendagri Tito dan Mentan Amran Sebut Inflasi Nasional Turun Jadi 2,31 Persen

Senin, 22 September 2025 | 14:05 WIB
Mendagri Tito Karnavian (kiri) dan Mentan Andi Amran Sulaiman (kanan) klaim harga pangan tetap stabil. (Instagram/a.amran_sulaiman)

wartajatim.co.id – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa kondisi pangan nasional tetap terkendali meski terjadi fluktuasi di pasar. Keduanya menyebut, inflasi nasional menunjukkan tren penurunan dengan angka terkini tercatat di level 2,31 persen (year-on-year) dari sebelumnya 2,37 persen.

Menurut Tito, faktor utama penurunan inflasi berasal dari komoditas pangan, terutama cabai rawit. Ia menambahkan, penurunan harga juga didorong oleh intervensi pemerintah.

“Secara nasional angka inflasi menurun dari 2,37 persen menjadi 2,31 persen, penyumbang utamanya adalah cabai rawit. Tapi ada juga beberapa komoditas yang menurun karena intervensi pemerintah,” kata Tito di Palembang, Jumat (5/9/2025).

Baca Juga: Klaim Stok Melimpah, Mentan Andi Amran Pastikan Indonesia Bebas Impor Beras Hingga Akhir 2025

Tito menekankan bahwa ketersediaan beras nasional tetap aman. Perum Bulog, melalui program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), sudah menyalurkan sekitar 1,3 juta ton beras ke berbagai daerah.

“Beras ini komoditas rakyat yang utama, stoknya cukup banyak. Bulog sudah menjual keluar melalui SPHP dengan distribusi cukup lancar ke berbagai tempat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, beras SPHP yang digulirkan bukan hanya murah, tetapi juga memiliki kualitas baik. Dengan semakin intensifnya distribusi, diharapkan harga beras bisa terkendali.

Baca Juga: Bulog Pastikan HET Beras SPHP Tak Naik, Tetap Rp12.500 Meski Harga Gabah Merangkak Naik

“Beras SPHP ini tidak hanya murah, tapi kualitasnya bagus. Dengan distribusi yang makin gencar oleh Bulog atas arahan Presiden Prabowo, kami harapkan harga beras di daerah yang naik bisa turun, sementara yang stabil tetap terjaga,” ungkapnya.

Senada dengan Tito, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga menegaskan tren inflasi yang menurun merupakan indikasi positif bahwa harga pangan nasional dalam kondisi stabil.

“Kami pantau bersama Pak Mendagri, kami kolaborasi untuk menstabilkan harga. Inflasi turun dari 2,37 menjadi 2,31. Ini indikasi bahwa pangan kita stabil, patut kita syukuri,” jelas Amran.

Baca Juga: Inflasi Pangan Turun, Tito Klaim Distribusi Beras SPHP Jadi Penopang Utama

Amran juga memastikan pemerintah tidak akan membuka keran impor beras hingga akhir tahun. Menurutnya, stok nasional yang lebih dari 4 juta ton sudah cukup memenuhi kebutuhan dalam negeri.

“Tahun ini dengan stok yang melimpah lebih dari 4 juta ton, Indonesia bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri tanpa impor,” tandasnya.

Halaman:

Tags

Terkini

IHSG Diprediksi Sideways, Waspadai Tekanan Global

Kamis, 16 April 2026 | 10:06 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Buyback Tertekan Tajam

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:02 WIB