• Sabtu, 18 April 2026

Harga Beras Mulai Turun, Mentan Klaim Siap Gelontorkan 1,3 Juta Ton untuk Operasi Pasar Hingga Desember

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Jumat, 12 September 2025 | 14:54 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman usai bertemu Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin, 25 Agustus 2025.  (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman usai bertemu Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin, 25 Agustus 2025. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

wartajatim.CO.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan capaian stabilisasi pangan kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 25 Agustus 2025.

Dalam kesempatan itu, Amran menyebut harga beras mulai menunjukkan penurunan dan pemerintah menyiapkan langkah operasi pasar secara besar-besaran.

“Perlu juga kami sampaikan, sesuai hasil Bapanas dan pengamatan lapangan, sekarang ini harga sudah berangsur turun. Kita akan melakukan operasi pasar besar-besaran berkelanjutan sampai Desember,” ungkap Amran usai menemui Presiden.

Baca Juga: Mentan Amran Pastikan Stok Beras Aman, Kekosongan di Ritel Modern Hanya Pergeseran Distribusi

Kementerian Pertanian bersama Bulog menargetkan penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pasar (SPHP) sebanyak 1,3 juta ton hingga akhir tahun. Distribusi beras juga dipacu dari 6.000 ton per hari menjadi 7.000 ton, dan ditargetkan bisa mencapai 10.000 ton per hari dalam waktu dekat.

“Per harian, kita sudah mencapai 6.000 ton per hari, target berikutnya adalah 7.000 ton per hari dan akan mencapai 10.000 ton per hari ke depannya,” jelas Amran.

Hingga 24 Agustus 2025, cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog tercatat mencapai 3,91 juta ton. Jika digabung dengan stok beras komersial sebanyak 8.950 ton, total beras yang dikelola Bulog mencapai 3,92 juta ton.

Baca Juga: Gaduh Pernyataan Bandingkan Harga Beras Indonesia dengan Jepang, Mentan: Jangan Mudah Terprovokasi

Amran menegaskan, stok tersebut cukup aman untuk kebutuhan operasi pasar, sekaligus memastikan pasokan di akhir tahun akan diperkuat dari hasil panen petani dalam negeri. “Insya Allah ke depan harga beras berangsur-angsur turun,” tuturnya optimis.

Sebelumnya, dalam rapat bersama Komisi IV DPR RI, Mentan juga menegaskan bahwa stok CBP dari gudang Bulog siap dikeluarkan untuk operasi pasar. Dengan langkah ini, pemerintah berharap harga beras semakin terkendali dan stabilitas pangan nasional tetap terjaga.

(DP)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X