WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kenyamanan kawasan Blok M Hub, terutama bagi para pelaku UMKM yang baru saja berpindah dari District Blok M.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI dalam menciptakan ruang usaha yang lebih layak, sejuk, dan nyaman bagi para pedagang maupun pengunjung.
Salah satu fasilitas yang menjadi sorotan utama adalah pendingin ruangan (AC). Fasilitas tersebut dianggap penting untuk mendukung aktivitas ekonomi para pedagang yang kini menempati Blok M Hub, sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang berkunjung.
Baca Juga: Dorong Pemulihan Ekonomi, OJK Desak Perpanjangan Penghapusan Tunggakan KUR untuk UMKM
Gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan, pemerintah telah menaruh perhatian serius terhadap keluhan para pedagang terkait fasilitas di lokasi baru tersebut. Ia memastikan bahwa sistem pendingin udara di Blok M Hub akan segera diperbaiki agar para pelaku UMKM dapat berjualan dengan lebih nyaman.
“Kami juga membantu kepada para UMKM yang ada di Blok M apabila mereka bersedia pindah di Blok M Hub maka AC-nya semuanya sudah saya minta tolong diperbaiki,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Minggu (7/9/2025).
Kebijakan ini muncul setelah adanya perpindahan sejumlah pedagang dari District Blok M, yang selama ini dikenal memiliki biaya sewa cukup tinggi.
Baca Juga: UMKM EANK Solo Sukses Ekspor Sangkar PVC Berkat KUR dan Pendampingan BRI
Pemerintah menilai, relokasi ke Blok M Hub yang dikelola oleh PT MRT Jakartamenjadi solusi terbaik agar para pedagang tetap dapat beroperasi tanpa terbebani biaya sewa yang mahal. Blok M Hub sendiri terletak di lantai dasar Terminal Blok M, kawasan yang dikenal juga sebagai mal Blok M.
Lokasinya strategis, berada di simpul transportasi yang menghubungkan area perbelanjaan, terminal, dan akses MRT, sehingga diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung dan meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitarnya.
Pramono menambahkan, pemerintah tidak hanya fokus pada fasilitas fisik, tetapi juga pada keberlanjutan ekonomi para pelaku UMKM. Dengan lingkungan yang lebih representatif dan dukungan sarana yang memadai, diharapkan Blok M Hub bisa tumbuh menjadi pusat kegiatan baru yang hidup dan ramah bagi semua kalangan.
Baca Juga: Purbaya Pangkas DBH Jakarta Rp15 Triliun, Pramono Anung Legawa dan Siapkan Strategi Efisiensi
“Mudah-mudahan Blok M selalu akan menjadi HUB baru bagi Jakarta,” tutur Pramono.