• Sabtu, 18 April 2026

Program Pembangunan Lima Tahun Banyuwangi: Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Pengentasan Kemiskinan

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 6 Maret 2025 | 10:42 WIB
Ipuk Fiestiandani Paparkan Strategi Pembangunan Banyuwangi: Dari Kemiskinan hingga Infrastruktur (Foto: banyuwangikab.go.id)
Ipuk Fiestiandani Paparkan Strategi Pembangunan Banyuwangi: Dari Kemiskinan hingga Infrastruktur (Foto: banyuwangikab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengungkapkan program prioritas yang akan dilaksanakan selama lima tahun ke depan dalam Rapat Paripurna DPRD, Rabu (5/3/2025).

Dengan fokus utama pada akselerasi pengentasan kemiskinan, Ipuk menegaskan komitmennya untuk menurunkan angka kemiskinan menjadi 4,5 persen, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Banyuwangi, Dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menekankan bahwa kemiskinan adalah masalah yang harus diatasi tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga di provinsi dan nasional.

Baca Juga: Kejagung Memastikan 109 Ton Emas Antam Asli: Klarifikasi yang Menenangkan

"Prioritas utama kita, yaitu mempercepat pengentasan kemiskinan. Tak hanya Banyuwangi, kemiskinan merupakan permasalahan prioritas yang diutamakan di level provinsi dan level nasional," ungkapnya.

Pada tahun 2024, Banyuwangi diprediksi akan menjadi kabupaten ketiga dengan angka kemiskinan terendah, yakni 6,54 persen.

Ipuk menjelaskan bahwa strategi yang akan diterapkan meliputi peningkatan pendapatan masyarakat miskin, bantuan untuk mengurangi beban pengeluaran, serta pencegahan munculnya transmisi kemiskinan baru.

Baca Juga: 5 Game yang Pernah Dimainkan Wonwoo Saat Live Streaming, Cocok untuk Gamers!

Dua prioritas wajib yang juga menjadi fokus adalah sektor pendidikan dan kesehatan. Ipuk menekankan pentingnya pendidikan yang berkualitas dan merata untuk meningkatkan daya saing sumber daya manusia Banyuwangi.

"Kesehatan juga harus bisa dinikmati semua kalangan, berkualitas dan terjangkau," tambahnya, menyoroti pentingnya pemenuhan gizi bagi ibu hamil, anak usia dini, dan pelajar.

Sementara itu, tiga prioritas pengungkit yang akan ditekankan meliputi penguatan sektor unggulan rakyat, pemerataan infrastruktur dasar, sosial, dan ekonomi, serta percepatan digitalisasi layanan publik.

Baca Juga: Candi Singosari: Asal-Usul, Keunikan Arsitektur, dan Tiket Masuk

"Langkah kita ke depan jelas, selesaikan dulu 3 prioritas pengungkit karena dia akan mempercepat pembangunan dan penyelesaian masalah lainnya," jelas Ipuk.

Untuk mendukung program kerakyatan, Pemkab Banyuwangi telah menginventarisasi berbagai program pembangunan, termasuk beasiswa kuliah untuk seribu anak muda, pendirian Institut Seni Indonesia, dan jaminan kesehatan untuk seluruh penduduk.

Selain itu, pembangunan infrastruktur seperti Jalan Lintas Timur dan Selatan, serta perbaikan rumah tidak layak huni juga menjadi bagian dari rencana pembangunan. (gha)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: banyuwangikab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X