WartaJatim.CO.ID - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyampaikan optimisme yang tinggi dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang muncul pasca pandemi COVID-19.
Dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Batik Maja Barama Wastra pada Sabtu lalu, ia menyoroti dampak dari isu global terkait kenaikan tarif impor Amerika Serikat.
Dikutip WartaJatim dari laman Kota Mojokerto, Kenaikan tarif tersebut dikhawatirkan akan berimbas pada sektor ekonomi Indonesia secara keseluruhan.
Baca Juga: Uji Coba Bus Wisata Gratis di Kota Batu 2–7 April: Nyaman, Ramah Lingkungan, dan Siap Jadi Favorit Wisatawan
Ika Puspitasari menjelaskan bahwa industri kecil dan menengah di Kota Mojokerto perlu bersiap untuk menghadapi perubahan ini agar tetap dapat beroperasi dengan baik.
“Dengan adanya tantangan ini, kita harus lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan produk lokal,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Baca Juga: Ketahuan Liburan ke Jepang Saat Lebaran, Bupati Lucky Hakim Langsung Disentil Gubernur Jabar: Izin ke Mana?
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk menciptakan strategi yang efektif dalam mempertahankan daya saing produk lokal di pasar nasional maupun internasional.
Ning Ita berharap bahwa meskipun ada berbagai kendala akibat situasi global saat ini, para pelaku IKM tetap dapat memanfaatkan peluang yang ada untuk meningkatkan kualitas produk mereka.
Baca Juga: Baru Viral! Bupati Indramayu Ditegur Gubernur Karena Liburan ke Jepang, Netizen Bahas Latar Belakangnya!
“Penting bagi kita semua untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman serta memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu dalam pemasaran,” tambahnya.
Acara FGD tersebut menjadi wadah bagi para pengusaha lokal untuk berbagi pengalaman serta mencari solusi bersama demi kemajuan industri kecil di wilayah tersebut.
Baca Juga: Prabowo Subianto Serukan Perang Terbuka terhadap Korupsi: “Langsung Kirim Tim, Tak Pandang Tempat!”
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari pemerintah kota, Ning Ita yakin bahwa sektor IKM akan mampu bangkit kembali setelah masa sulit akibat pandemi COVID-19. (Kar)
Artikel Terkait
Pemerintah Bertanggung Jawab, BPJS Kesehatan Menanggung Biaya Pasien Covid-19
Waspadai Kembali Peningkatan Kasus Covid-19: Langkah-langkah Hati-hati dan Protokol Kesehatan Perlu Ditingkatkan
RSSA Malang Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Covid-19
Gubernur Khofifah Indar Parawansa Kunjungi Keluarga Korban Tanah Longsor di Cangar, Mojokerto
Menteri Sosial Saifullah Yusuf Salurkan Santunan kepada Keluarga Korban Longsor di Mojokerto