• Sabtu, 18 April 2026

Sebanyak 360 Pelaku UMKM di Gresik Ikuti Pelatihan Kewirausahaan Dasar untuk Meningkatkan Daya Saing di Pasar

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Rabu, 23 April 2025 | 09:45 WIB
360 Pelaku UMKM Gresik Ikuti Pelatihan Kewirausahaan Dasar di Aula Mandala Bhakti Praja (Foto: gresikkab.go.id)
360 Pelaku UMKM Gresik Ikuti Pelatihan Kewirausahaan Dasar di Aula Mandala Bhakti Praja (Foto: gresikkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Sebanyak 360 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gresik mengikuti pelatihan kewirausahaan dasar yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Gresik.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, pada Senin, 21 Mei 2025.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Gresik, Pelatihan ini dihadiri oleh peserta dari berbagai sektor usaha, termasuk batik, konveksi, serta makanan dan minuman.

Baca Juga: Pendaftaran UMPTKIN 2025 Resmi Dibuka! Simak Jadwal dan Syarat Lengkapnya di Sini

Acara ini dirancang untuk berlangsung selama lima hari, dari Senin hingga Jumat, dengan tujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengembangkan usaha. Kepala Diskoperindag Gresik, Darmawan, membuka acara tersebut dan mewakili Bupati Gresik.

Dalam sambutannya, Darmawan menyampaikan pesan penting dari Bupati agar para pelaku UMKM memiliki tekad yang kuat untuk tumbuh menjadi pengusaha besar. Ia juga menekankan pentingnya kemampuan bersaing di tengah pasar yang semakin kompetitif.

“Kami berharap ke depan para pelaku UMKM ini mampu menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan-perusahaan di Gresik, khususnya yang tergabung dalam Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Ports Estate (KEK JIIPE),” ujar Darmawan.

Baca Juga: Indonesia Tertinggi di ASEAN dalam Tingkat Pengangguran, Capai 5,2 Persen

Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik, Nana Riana, dan Kepala Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBKB), Jonni Afrizon.

Mereka hadir untuk memberikan dukungan dan memperkuat kolaborasi antara UMKM dan perusahaan besar di kawasan tersebut.

Salah satu peserta pelatihan, Rina Lestari, yang merupakan pelaku usaha makanan ringan asal Kecamatan Manyar, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan ini.

Baca Juga: Diduga Terima Rp487 Juta Tanpa Kontrak, Direktur Pemberitaan Jak TV Terseret Kasus Perintangan Penyidikan

“Pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama dalam hal manajemen usaha dan pemasaran. Saya jadi lebih paham bagaimana mengembangkan usaha agar bisa naik kelas,” ungkapnya.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat meningkatkan kualitas produk dan daya saing mereka di pasar.

Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah Kabupaten Gresik secara berkelanjutan. (gha)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: Gresik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X