• Sabtu, 18 April 2026

Wakil Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Lestarikan Seni Tari Tradisional sebagai Investasi Budaya dan Pariwisata

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Senin, 28 April 2025 | 11:16 WIB
Wakil Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Lestarikan Seni Tari Tradisional di Hari Tari Sedunia (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)
Wakil Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Lestarikan Seni Tari Tradisional di Hari Tari Sedunia (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, yang akrab disapa Mas Yudha, mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk lebih mencintai dan menjaga keberagaman budaya lokal, khususnya seni tari tradisional.

Ajakan ini disampaikan dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia yang berlangsung di kawasan wisata Kalipinusan Poncosumo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, pada Minggu, 27 April 2025.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lumajang, Menurut Mas Yudha, pelestarian seni tari bukan hanya soal mempertahankan identitas budaya daerah, tetapi juga merupakan investasi sosial dan ekonomi yang penting bagi masa depan Lumajang.

Baca Juga: SolarTech Indonesia 2025 Tawarkan Solusi Masa Depan Energi Terbarukan Lewat Teknologi Panel Surya dan Smart Energy!

Dia menegaskan bahwa seni tari tradisional memiliki peran strategis dalam memperkuat jati diri bangsa serta mempererat hubungan sosial antar generasi.

"Melestarikan seni tari adalah tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun masyarakat. Kita perlu membangun sinergi berkelanjutan untuk memastikan seni tari daerah tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi," ujar Mas Yudha.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menjelaskan bahwa kolaborasi antara pelaku seni dan sektor pariwisata dapat menjadi kekuatan besar dalam mempromosikan daerah dan meningkatkan jumlah wisatawan.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Gelar Rapat Koordinasi untuk Pastikan Keamanan Jelang May Day 2025 di Wilayah Padat Pekerja

Dia mencontohkan bahwa Lumajang sudah memiliki destinasi wisata internasional seperti Tumpak Sewu, dan dengan pelestarian seni tari, diharapkan akan muncul destinasi wisata baru berbasis budaya.

"Kita sudah punya Destinasi Wisata Internasional seperti Tumpak Sewu. Dengan pelestarian seni tari, kami berharap akan lahir destinasi-destinasi wisata baru berbasis budaya yang tidak hanya memperkaya pilihan wisata, tetapi juga mengangkat nama Lumajang di kancah nasional dan internasional," ungkapnya.

Mas Yudha juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara perayaan Hari Tari Sedunia yang dinilai mampu memberikan efek berganda terhadap perekonomian lokal.

Baca Juga: Monitoring Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pandaan: Forpimda Pasuruan Pastikan Kualitas Gizi untuk Ribuan Pelajar

Menurutnya, event budaya seperti ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendongkrak pendapatan masyarakat sekitar, mulai dari pedagang kecil hingga pelaku UMKM.

"Ketika destinasi wisata hidup dengan even-even budaya seperti ini, maka masyarakat di sekitar pun ikut merasakan manfaatnya. Omzet para pedagang meningkat, penginapan terisi, dan sektor jasa lainnya ikut bergerak," tambahnya.

Wakil Bupati berharap momentum Hari Tari Sedunia ini menjadi titik awal bagi upaya bersama dalam melestarikan budaya daerah dan memperkuat Lumajang sebagai pusat wisata budaya di Jawa Timur. (gha)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: lumajangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X