• Sabtu, 18 April 2026

DPRD Kota Malang Gelar Rapat Paripurna Bahas Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Tantangan Pendapatan Daerah

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 24 Juni 2025 | 22:16 WIB
Wali Kota Malang Jelaskan Dinamika Pendapatan dan Realisasi Anggaran Tahun 2024 (Foto: malangkota.go.id)
Wali Kota Malang Jelaskan Dinamika Pendapatan dan Realisasi Anggaran Tahun 2024 (Foto: malangkota.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang mengadakan Rapat Paripurna pada hari Senin, 23 Juni 2025.

Membahas penyampaian pandangan umum dari fraksi-fraksi terkait penjelasan Wali Kota tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) mengenai pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2024.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Malang, Rapat ini mengangkat sejumlah isu penting, termasuk pencapaian target pendapatan, realisasi anggaran, dan kesiapan fasilitas Kota Malang sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur.

Baca Juga: Retret Kepala Daerah Gelombang II Dibuka! Evaluasi Program Prioritas Ditegaskan Wamendagri, Ini Umpan Balik dari Daerah

Tujuh perwakilan fraksi DPRD menghadiri rapat dan menyampaikan pandangan mereka mengenai pelaksanaan APBD Kota Malang tahun 2024.

Fokus utama diskusi meliputi sejauh mana serapan anggaran, pencapaian target pendapatan daerah, serta dukungan fasilitas terkait menjadi salah satu tuan rumah Porprov IX di Jawa Timur.

Setiap fraksi menyoroti berbagai aspek yang memerlukan penjelasan lebih mendalam, termasuk implementasi program kerja dan transparansi penggunaan anggaran daerah sepanjang 2024.

Baca Juga: Mobil Listrik Indonesia Merosot, Produk Lokal Masih Tertinggal Jauh dari Impor Utuh Asal China

Mereka juga memberikan beberapa masukan penting untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan anggaran di masa mendatang.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan pengakuan bahwa belum semua target pendapatan terealisasi sepenuhnya, yang menurutnya hal ini merupakan hal biasa mengingat tantangan dinamis dalam pelaksanaan di lapangan.

“Beberapa target belum terpenuhi 100 persen, dan hal tersebut akan kami jelaskan secara rinci dalam paripurna berikutnya,” ucap Wali Kota Wahyu.

Baca Juga: Pembagian MBG Mentah di Tangsel Picu Polemik, Kepala BGN: Belum Ada Aturan, Tidak Boleh Sepihak!

Lebih lanjut, dia menjelaskan walaupun ada beberapa sektor yang belum mencapai target, beberapa sektor lain telah berhasil melampaui rencana pendapatan yang ditetapkan.

Salah satu penyebab ketidakoptimalan pendapatan adalah adanya perubahan peraturan pusat yang mempengaruhi potensi pendapatan daerah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: malangkota.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X