• Sabtu, 18 April 2026

Wakil Bupati Gresik Buka Sosialisasi Dana Hibah Tempat Ibadah dan Lembaga Keagamaan Tahun 2025

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Sabtu, 28 Juni 2025 | 12:02 WIB
Pemkab Gresik Dorong Optimalisasi Dana Hibah untuk Pembangunan Sarana Ibadah (Foto: gresikkab.go.id)
Pemkab Gresik Dorong Optimalisasi Dana Hibah untuk Pembangunan Sarana Ibadah (Foto: gresikkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemkab Gresik melalui Wakil Bupati dr. Asluchul Alif secara resmi membuka kegiatan sosialisasi calon penerima hibah untuk tempat ibadah dan lembaga keagamaan yang diusulkan DPRD Kabupaten Gresik tahun anggaran 2025 pada Kamis (26/4/2025).

Acara ini digelar di ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia anggota lembaga keagamaan sekaligus mengembangkan sarana dan prasarana keagamaan yang lebih baik.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab gresik, Menurut dr. Asluchul Alif, kegiatan tersebut merupakan komitmen nyata Pemkab Gresik untuk memastikan pengelolaan dana hibah berjalan secara transparan dan akuntabel, terutama bagi organisasi keagamaan seperti pengelola masjid.

Baca Juga: Trump Klaim Gencatan Senjata Diumumkan, Iran dan Israel Tunjukkan Narasi yang Bertolak Belakang

“Kegiatan ini adalah bagian dari upaya kita untuk memastikan pengelolaan dana hibah yang transparan dan akuntabel, khususnya bagi organisasi keagamaan seperti pengelola masjid."

"Tujuannya agar bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung program-program yang berdampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa mekanisme pemberian dan penggunaan dana hibah harus mengikuti aturan yang berlaku agar meminimalkan kesalahan mulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga pelaporan.

Baca Juga: Sengketa Pulau di Trenggalek–Tulungagung, Kemendagri Sebut Ada 16 Pulau dalam Wilayah Jatim

"Pelaksanaan pemberian dana hibah dan bantuan sosial memiliki proses yang panjang dan melibatkan berbagai tahapan, termasuk penentuan calon penerima dan lokasi bantuan," lanjut dr. Asluchul Alif.

Proses ini bertujuan agar dana hibah benar-benar diterima oleh pihak yang layak dan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Gresik yang mengandalkan keberlangsungan kegiatan keagamaan.

Selain sosialisasi, kegiatan tersebut juga berfungsi sebagai media pembinaan agar para penerima dana hibah mampu memanfaatkan serta mengelola dana dengan baik sehingga berdampak pada peningkatan pembangunan berkualitas di wilayah Gresik.

Baca Juga: NIEMA Rilis Single Perdana 'STOIC' pada Pembukaan Porprov IX Jawa Timur 2025 di Malang

Dalam kegiatan itu, turut hadir Asisten Administrasi Umum, Nuri Mardiana, dan Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Muchammad Jusuf Ansyori, yang menunjukkan sinergi berbagai pihak pemerintah dalam mengawal akuntabilitas dana hibah.

Pemkab Gresik menegaskan komitmen untuk melaksanakan tata kelola dana hibah secara tepat sasaran serta sesuai ketentuan perundang-undangan guna memastikan bantuan sosial tersebut dapat tersalurkan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat. (gha)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: Gresik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X