• Sabtu, 18 April 2026

PT Sumber Daya Bangkalan Gelar RUPS LB 2025, Evaluasi Renbis dan Targetkan PAD Rp 3 Miliar

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 23 September 2025 | 15:01 WIB
Bupati Bangkalan Hadiri RUPS LB PT Sumber Daya Bangkalan, Fokus Perubahan RKAP 2025 (Foto: bangkalankab.go.id)
Bupati Bangkalan Hadiri RUPS LB PT Sumber Daya Bangkalan, Fokus Perubahan RKAP 2025 (Foto: bangkalankab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Sumber Daya Bangkalan (Perseroda) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) guna membahas perubahan kedua Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2025.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bangkalan, Agenda tersebut berlangsung di Ruang Meeting Bupati Bangkalan pada Senin (22/9) dengan kehadiran Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama Wakil Bupati Fauzan Ja’far.

Direktur Utama PT Sumber Daya Bangkalan, Yudha Alihamzah, menyampaikan bahwa perubahan RKAP merupakan agenda tahunan yang diatur dalam ketentuan, dengan batas maksimal dilakukan dua kali dalam satu tahun.

Baca Juga: Film Lokal Terancam Sepi Dukungan Jika Perda Perfilman Dicabut, Legislator Puguh: Pemerintah Harus Hadir

Dalam kesempatan ini, pihaknya melakukan evaluasi terhadap sejumlah rencana bisnis yang dinilai tidak sesuai dengan mekanisme tata kelola perusahaan daerah.

“Perubahan kedua ini, kami mengevaluasi beberapa renbis yang belum bisa kami tangani karena sistemnya tidak pas dengan BUMD. Salah satunya MBG, yang seharusnya berbentuk yayasan sehingga kami tidak bisa masuk. Padahal, jika bisa, kami memiliki proyeksi pendapatan yang cukup signifikan,” terang Yudha.

Ia menjelaskan, keputusan untuk menghentikan program MBG merupakan langkah antisipasi agar tidak menimbulkan potensi persoalan tata kelola, seperti yang pernah terjadi sebelumnya.

Baca Juga: Gedung DPR Bukan Simbol Kedaulatan, Koalisi Sipil Tolak Penjagaan TNI

Oleh sebab itu, pada tahun 2025 perusahaan memutuskan tidak menambah rencana bisnis baru, melainkan memperkuat program yang sudah berjalan.

“Kalau renbis baru mungkin akan kita masukkan di RUPS November untuk RKAP 2026. Tahun 2025 ini justru tidak ada penambahan, malah ada yang kami hentikan karena tidak sesuai regulasi,” ujarnya.

Selain mengevaluasi rencana bisnis, PT Sumber Daya Bangkalan juga menargetkan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 3 miliar. Realisasi target tersebut akan dicapai secara bertahap hingga tahun 2026.

Baca Juga: Dari Pasar hingga Tambang, Fraksi PKS DPRD Jatim Minta Pemprov Evaluasi Lebih Komperhensif

“Target pertama 1 miliar, kami sudah serahkan 1,5 miliar. Target kedua 2,3 miliar, kami mampu berikan 2,5 miliar. Untuk target ketiga, Rp 3 miliar akan kami setorkan di tahun 2026,” pungkas Yudha. (gha)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X