WartaJatim.CO.ID - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Sumber Daya Bangkalan (Perseroda) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) guna membahas perubahan kedua Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2025.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bangkalan, Agenda tersebut berlangsung di Ruang Meeting Bupati Bangkalan pada Senin (22/9) dengan kehadiran Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama Wakil Bupati Fauzan Ja’far.
Direktur Utama PT Sumber Daya Bangkalan, Yudha Alihamzah, menyampaikan bahwa perubahan RKAP merupakan agenda tahunan yang diatur dalam ketentuan, dengan batas maksimal dilakukan dua kali dalam satu tahun.
Dalam kesempatan ini, pihaknya melakukan evaluasi terhadap sejumlah rencana bisnis yang dinilai tidak sesuai dengan mekanisme tata kelola perusahaan daerah.
“Perubahan kedua ini, kami mengevaluasi beberapa renbis yang belum bisa kami tangani karena sistemnya tidak pas dengan BUMD. Salah satunya MBG, yang seharusnya berbentuk yayasan sehingga kami tidak bisa masuk. Padahal, jika bisa, kami memiliki proyeksi pendapatan yang cukup signifikan,” terang Yudha.
Ia menjelaskan, keputusan untuk menghentikan program MBG merupakan langkah antisipasi agar tidak menimbulkan potensi persoalan tata kelola, seperti yang pernah terjadi sebelumnya.
Baca Juga: Gedung DPR Bukan Simbol Kedaulatan, Koalisi Sipil Tolak Penjagaan TNI
Oleh sebab itu, pada tahun 2025 perusahaan memutuskan tidak menambah rencana bisnis baru, melainkan memperkuat program yang sudah berjalan.
“Kalau renbis baru mungkin akan kita masukkan di RUPS November untuk RKAP 2026. Tahun 2025 ini justru tidak ada penambahan, malah ada yang kami hentikan karena tidak sesuai regulasi,” ujarnya.
Selain mengevaluasi rencana bisnis, PT Sumber Daya Bangkalan juga menargetkan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 3 miliar. Realisasi target tersebut akan dicapai secara bertahap hingga tahun 2026.
Baca Juga: Dari Pasar hingga Tambang, Fraksi PKS DPRD Jatim Minta Pemprov Evaluasi Lebih Komperhensif
“Target pertama 1 miliar, kami sudah serahkan 1,5 miliar. Target kedua 2,3 miliar, kami mampu berikan 2,5 miliar. Untuk target ketiga, Rp 3 miliar akan kami setorkan di tahun 2026,” pungkas Yudha. (gha)
Artikel Terkait
Anak-anak Bangkalan Bersinar di MTQ XXXI Jawa Timur 2025, Torehkan Prestasi Keagamaan Gemilang
Ketua TP PKK Bangkalan Lutfiana Lukman Hakim Dorong Peran Orang Tua Tingkatkan Minat Baca Anak
Pemkab Bangkalan Tegaskan Proses Dokumen PPPK Paruh Waktu Bebas Pungli dan Transparan
Baznas Bangkalan Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, Moawi Arifin Wujudkan Sambutan Bupati
Bantuan Darurat Pemkab Bangkalan Hadir Ringankan Beban Korban Kebakaran di Desa Banyoneng Laok