• Sabtu, 18 April 2026

Pemkab Lamongan Revitalisasi 68 Titik Drainase dan Sungai untuk Mitigasi Risiko Banjir Musim Hujan

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 14 Oktober 2025 | 07:20 WIB
Progres Revitalisasi Saluran Air Lamongan Capai 60 Persen di 68 Titik Strategis (Foto: portal.lamongankab.go.id)
Progres Revitalisasi Saluran Air Lamongan Capai 60 Persen di 68 Titik Strategis (Foto: portal.lamongankab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Lamongan meningkatkan upaya pengelolaan sumber daya air menjelang puncak musim hujan tahun ini.

Langkah yang dilakukan tidak hanya berupa revitalisasi waduk, embung, dan rawa, tetapi juga perbaikan saluran drainase dan sungai yang paling mendesak.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lamongan, Hingga Senin (13/10/2025), progres revitalisasi drainase dan sungai di Kabupaten Lamongan telah mencapai 60 persen.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Kembangkan SITALAS Berbasis AI untuk Perkuat Data Kota Layak Anak Menuju Predikat Dunia

Total titik yang mendapat perhatian mencapai 68 lokasi strategis di berbagai kecamatan di Lamongan.

Beberapa titik utama yang direvitalisasi antara lain Kali Kaliotik di Dusun Dandangan, Desa Dlanggu, Kecamatan Deket; Kali Genceng di Desa Takeranklating, Kecamatan Tikung; Kali Desa Kebalan Kulon, Kecamatan Sekaran; serta Kali Desa Duriwetan, Kecamatan Maduran.

Selain itu, pemeliharaan tanggul dan tebing sungai dilakukan di Desa Pucangro, Kecamatan Kalitengah, untuk memperkuat struktur aliran air.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Gandeng Densus 88 Perkuat Sinergi Sekolah dan Keluarga dalam Cegah Radikalisme Anak di Era Digital

Kepala Dinas Pengerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi, menjelaskan, “Pemerintah Kabupaten Lamongan melakukan pembenahan saluran drainase dan sungai yang urgent di 68 titik, saat ini progres pengerjaannya sudah 60 persen. Upaya komprehensif ini menunjukkan pendekatan proaktif dari Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mengelola sumber daya air dan meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi selama musim hujan.”

Erwin menambahkan, pemerintah kabupaten juga telah menormalisasi 96 waduk dan embung untuk meningkatkan kapasitas tampung air di seluruh wilayah Lamongan.

Baca Juga: Semarak Lomba Cerdas Sehat PKK Bojonegoro 2025, Cantika Wahono Ajak Kader Wujudkan Keluarga Cerdas dan Mandiri

Rinciannya, 22 waduk dan rawa serta 74 embung telah diperbaiki untuk menjaga efektivitas pengelolaan air dan meminimalkan potensi banjir selama musim hujan.

Dengan langkah-langkah tersebut, Pemkab Lamongan berharap dapat menekan risiko bencana hidrometeorologi serta memastikan keselamatan warga dan infrastruktur selama curah hujan tinggi. (gha)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: lamongankab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X