WartaJatim.CO.ID - Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau Bunda Indah, menekankan pentingnya mengubah budaya konsumsi masyarakat dari sekadar konsumtif menjadi lebih produktif melalui pemanfaatan bahan pangan lokal.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lumajang, “Melalui kegiatan ini, kita ingin masyarakat melihat pisang dan ubi bukan hanya untuk dimakan, tetapi sebagai peluang inovasi dan penghasilan,” ujar Bunda Indah dalam Lomba Inovasi Olahan Pisang dan Ubi Jalar, di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, Senin (20/10/2025).
Baca Juga: Kabupaten Lamongan Raih Peringkat Kelima Nasional Kategori Kearsipan Pemerintah Daerah 2024
Bunda Indah menilai bahwa hasil bumi Lumajang yang selama ini dianggap “makanan desa” memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai tinggi dan modern.
Ia menekankan bahwa pengembangan pangan lokal menjadi produk inovatif dapat menarik perhatian generasi muda untuk terlibat dalam ekonomi kreatif.
“Kita sedang membangun cara pandang baru terhadap pangan lokal. Dari bahan sederhana, bisa lahir produk bergengsi yang tidak hanya dikonsumsi di rumah, tetapi juga menembus pasar nasional bahkan global,” tegasnya.
Baca Juga: Viral Kasus Timothy Anugerah Mahasiswa Unud, 6 Rekan Diduga Tak Empatik: Publik Desak Sanksi DO!
Program ini bertujuan menciptakan ekosistem ekonomi baru di Lumajang yang berfokus pada inovasi dan nilai tambah dari bahan pangan lokal.
Bunda Indah menegaskan bahwa transformasi budaya konsumsi masyarakat penting agar setiap individu tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pelaku ekonomi kreatif yang memanfaatkan potensi daerah.
“Transformasi budaya konsumsi ini penting agar setiap orang tidak hanya jadi konsumen, tetapi juga pelaku ekonomi kreatif yang memanfaatkan potensi daerah,” tambahnya.
Baca Juga: Arah Baru Timnas Indonesia Usai Kluivert Dipecat: Fokus 100 Besar Dunia dan Piala Dunia 2030
Menurut Bunda Indah, gerakan inovasi olahan pisang dan ubi jalar juga memperkuat kemandirian pangan dan ekonomi lokal Lumajang.
Kegiatan ini mengajak masyarakat dari dapur rumah tangga hingga UMKM untuk menghasilkan produk berkualitas dan memiliki daya saing tinggi di pasar nasional maupun global.
“Dari dapur rumah tangga hingga UMKM, inovasi olahan pisang dan ubi bisa menjadi simbol Lumajang yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing,” pungkas Bunda Indah. (gha)
Artikel Terkait
Bupati Lumajang Dorong PMII dan Generasi Muda Ambil Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah
Bupati Lumajang Lantik 150 SDM PKH Jadi ASN PPPK, Dorong Program Kesejahteraan Lebih Optimal
Bupati Lumajang Bunda Indah Dorong Gotong Royong Warga dalam Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni Lansia
Bupati Lumajang Indah Amperawati Ajak Wartawan Angkat Sisi Positif Daerah untuk Bangun Citra Lumajang yang Inspiratif
Bupati Lumajang Indah Amperawati Hadiri Temu Lapang dan Panen Tembakau di Tempeh Tengah