WartaJatim.CO.ID - Pada tanggal 31 Maret 2025, ribuan jamaah berkumpul di Masjid Agung Sidoarjo untuk melaksanakan sholat Idul Fitri.
Acara ini berlangsung dengan khusyuk dan dihadiri oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi serta Wakil Bupati Hj. Mimik Idayana.
Kedua pemimpin daerah ini berangkat dari Pendopo Delta Wibawa bersama Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Inf. Dedyk Wahyu Widodo, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sidoarjo.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Sidoarjo, Tepat pukul 06.00 WIB, mereka tiba di Masjid Agung Sidoarjo, di mana sholat Id dipimpin oleh KH. Abdul Wahid Harun.
Baca Juga: Ritus Binarundak, Tradisi Membakar Nasi Jaha di Sulawesi Utara
Setelah melaksanakan sholat, H. Subandi dan Hj. Mimik Idayana kembali ke Pendopo Delta Wibawa untuk bermaaf-maafan dengan seluruh kepala OPD Sidoarjo.
Usai acara tersebut, mereka langsung menuju Pondok Pesantren Progresif Bumi Sholawat Lebo untuk menemui KH. Ali Mashuri, yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Ali.
Kedatangan Bupati Sidoarjo disambut hangat oleh Gus Ali. "Mohon maaf yai," ucap H. Subandi saat mencium tangan Gus Ali, yang merupakan sosok kharismatik di kalangan masyarakat.
Ucapan yang sama juga disampaikan oleh Wakil Bupati dan para kepala OPD yang turut sowan ke Gus Ali.
Tak lama setelah itu, Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol. Christian Tobing, juga hadir bersama istri. Obrolan santai di antara mereka menciptakan suasana yang penuh tawa.
Meskipun Bupati Sidoarjo sempat berpamitan untuk pulang, Gus Ali meminta agar mereka tetap tinggal sejenak.
Gus Ali mengundang mereka untuk mencicipi makanan dan kue yang telah disiapkan. "Kesusu ae, incipono panganan iki," ujarnya sambil mempersilakan.
Setelah mendapatkan izin untuk pamit, Gus Ali memberikan doa yang dianggapnya spesial. Ia menjelaskan bahwa doa tersebut merupakan doa yang tidak dimiliki oleh orang lain, yang diperolehnya dari KH. Hamid Pasuruan.