• Sabtu, 18 April 2026

Bupati Sidoarjo H. Subandi dan Wakil Bupati Hj. Mimik Idayana Sowan ke Gus Ali Usai Sholat Idul Fitri 2025

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Jumat, 4 April 2025 | 13:51 WIB
Kunjungan Bupati Sidoarjo ke Pondok Pesantren: Memperkuat Tali Silaturahmi di Hari Raya (Foto: sidoarjokab.go.id)
Kunjungan Bupati Sidoarjo ke Pondok Pesantren: Memperkuat Tali Silaturahmi di Hari Raya (Foto: sidoarjokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pada tanggal 31 Maret 2025, ribuan jamaah berkumpul di Masjid Agung Sidoarjo untuk melaksanakan sholat Idul Fitri.

Acara ini berlangsung dengan khusyuk dan dihadiri oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi serta Wakil Bupati Hj. Mimik Idayana.

Kedua pemimpin daerah ini berangkat dari Pendopo Delta Wibawa bersama Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Inf. Dedyk Wahyu Widodo, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sidoarjo.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Sidoarjo, Tepat pukul 06.00 WIB, mereka tiba di Masjid Agung Sidoarjo, di mana sholat Id dipimpin oleh KH. Abdul Wahid Harun.

Baca Juga: Ritus Binarundak, Tradisi Membakar Nasi Jaha di Sulawesi Utara

Setelah melaksanakan sholat, H. Subandi dan Hj. Mimik Idayana kembali ke Pendopo Delta Wibawa untuk bermaaf-maafan dengan seluruh kepala OPD Sidoarjo.

Usai acara tersebut, mereka langsung menuju Pondok Pesantren Progresif Bumi Sholawat Lebo untuk menemui KH. Ali Mashuri, yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Ali.

Kedatangan Bupati Sidoarjo disambut hangat oleh Gus Ali. "Mohon maaf yai," ucap H. Subandi saat mencium tangan Gus Ali, yang merupakan sosok kharismatik di kalangan masyarakat.

Baca Juga: Pesta Bakso Bersama Walikota dan Wakil Walikota Madiun: Ajak Keluarga Nikmati Cita Rasa Gurih Bersama Royco

Ucapan yang sama juga disampaikan oleh Wakil Bupati dan para kepala OPD yang turut sowan ke Gus Ali.

Tak lama setelah itu, Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol. Christian Tobing, juga hadir bersama istri. Obrolan santai di antara mereka menciptakan suasana yang penuh tawa.

Meskipun Bupati Sidoarjo sempat berpamitan untuk pulang, Gus Ali meminta agar mereka tetap tinggal sejenak.

Baca Juga: Sinergi Pemerintah dan Pendidikan: Wali Kota Madiun Ajak UMMAD Membangun Masa Depan Kota di Momen Lebaran

Gus Ali mengundang mereka untuk mencicipi makanan dan kue yang telah disiapkan. "Kesusu ae, incipono panganan iki," ujarnya sambil mempersilakan.

Setelah mendapatkan izin untuk pamit, Gus Ali memberikan doa yang dianggapnya spesial. Ia menjelaskan bahwa doa tersebut merupakan doa yang tidak dimiliki oleh orang lain, yang diperolehnya dari KH. Hamid Pasuruan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X