jawa-timur

Festival Diaspora Banyuwangi 2025: Merajut Kembali Jaringan Perantau dan Memperkuat Budaya di Tanah Kelahiran

Jumat, 4 April 2025 | 10:54 WIB
Ratusan Diaspora Banyuwangi Kumpul di Festival Syawal, Perkuat Solidaritas dan Jejaring Global (Foto: banyuwangikab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Festival Diaspora Banyuwangi yang diadakan setiap awal Syawal kembali berlangsung dengan meriah.

Pada tahun ini, ratusan perantau asal bumi Blambangan berkumpul untuk melepas rindu akan tanah kelahiran mereka.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Banyuwangi, Acara ini berlangsung di Pendopo Shaba Swagata Blambangan pada Kamis, 3 April 2025.

Baca Juga: Sritex Terancam Dilelang! Wamenaker Buka Suara Soal Isu Diambil Alih Danareksa: Saya Belum Dapat Info!

Tidak hanya dihadiri oleh warga dari berbagai kota di Indonesia, tetapi juga oleh diaspora yang berkiprah di berbagai belahan dunia.

Beberapa di antara mereka hadir secara langsung, sementara yang lainnya mengikuti acara secara virtual.

Mayoritas peserta merupakan anggota Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi), yang menunjukkan kekuatan jejaring mereka.

Baca Juga: Hotman Paris Bongkar Jurus Ampuh Atalia Hadapi Skandal Ridwan Kamil: Bisa Jadi Senjata Damai!

“Ikawangi tidak hanya berdiri di hampir seluruh kota besar di Indonesia. Tapi, juga ada di semua benua sedunia. Mereka mampu menunjukkan kiprahnya dengan baik,” ungkap salah satu sesepuh Ikawangi, Mayjen (Purn) Rusdy Maksum.

Banyak diaspora Banyuwangi yang berkarir di berbagai bidang profesional dan menjadi pengusaha di negara tempat mereka tinggal.

Salah satu contoh adalah Dami Sundari Frese, yang berasal dari Kecamatan Tegaldlimo dan kini berkarir di Jerman.

Baca Juga: Fakta Baru Terungkap! Jurnalis Muda Juwita Diduga Diperkosa Dua Kali Sebelum Dibunuh Brutal oleh Oknum TNI AL

Ia bekerja di salah satu perusahaan multinasional dan merasa bangga dapat merepresentasikan tanah kelahirannya.

“Saat ini kami sangat bangga merepresentasikan tanah kelahiran kami di dunia. Saya kira, warga Banyuwangi tidak kalah bersaing secara profesional dengan masyarakat dunia,” ungkap perempuan yang telah tujuh tahun tinggal di Eropa itu.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Dian Novita, yang kini berkarir di Amerika Serikat. Ia tidak hanya berfokus pada karir profesional, tetapi juga berusaha memperkenalkan budaya Banyuwangi di negeri Paman Sam.

Halaman:

Tags

Terkini