jawa-timur

Pemerintah Kabupaten Bangkalan Genjot Upaya Antisipasi Maraknya Kasus Curanmor dengan Langkah Strategis Terpadu

Kamis, 5 Juni 2025 | 10:40 WIB
Serbuan Curanmor di Bangkalan: Wabup Fauzan Tegaskan Langkah Preventif dan Kolaboratif (Foto: bangkalankab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Bangkalan memberikan perhatian sangat serius pada isu pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang semakin marak dan menjadi sumber keresahan masyarakat.

Bangkalan bahkan sering dijadikan tempat pelarian untuk kendaraan hasil curian dari wilayah lain, sehingga pemerintah daerah bergerak cepat untuk mengantisipasi keadaan ini.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bangkalan, Wakil Bupati Bangkalan, Moh. Fauzan Ja’far, menyampaikan hal tersebut dalam Forum Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan di Radio Suara Surabaya pada Rabu, 4 Juni 2025.

Baca Juga: Istana Tegaskan Isu Reshuffle Kabinet Hanya Spekulasi, Keputusan Sepenuhnya Hak Prerogatif Presiden Prabowo

Pemkab Bangkalan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berkomitmen menjalankan berbagai langkah strategis guna menekan angka kriminalitas terutama kasus curanmor.

“Permasalahan ini menjadi perhatian serius bagi kami. Berbagai upaya preventif dan kolaboratif terus kami lakukan, termasuk menggandeng pihak kepolisian untuk memperketat pengawasan di wilayah rawan kejahatan,” ujar Wabup Fauzan.

Langkah-langkah yang sudah diterapkan antara lain peningkatan frekuensi patroli dan operasi keamanan yang difokuskan pada titik-titik rawan bersama dengan aparat TNI dan Polri.

Baca Juga: OJK Tegaskan Pentingnya Kredibilitas Danantara sebagai Pemegang Saham Bank BUMN demi Stabilitas Sistem Keuangan Nasional

Selain itu, Pemkab telah memasang kamera pengawas (CCTV) dan meningkatkan penerangan jalan umum (PJU) di tempat-tempat strategis sebagai upaya pencegahan awal dari tindak kejahatan curanmor.

“Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mencegah terjadinya tindak pidana curanmor,” tambahnya.

Peranan masyarakat juga sangat ditekankan dalam menjaga keamanan lingkungan, salah satunya dengan mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) serta membentuk pos jaga di perumahan dan pemukiman warga.

Baca Juga: Kambing Kurban Idul Adha 2025 Harus Penuhi 3 Syarat Ini: Jenis, Umur, dan Kondisi Fisik Sehat

Pemerintah mendorong keterlibatan aktif tokoh-tokoh masyarakat dan warga untuk membangun sistem keamanan berbasis komunitas.

Edukasi mengenai pentingnya saling berbagi informasi dan membangun jaringan komunikasi antarwarga terus digalakkan agar setiap fenomena mencurigakan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

Halaman:

Tags

Terkini