jawa-timur

Penanganan Banjir dan Perbaikan Infrastruktur Vital Lamongan oleh Emil Dardak dan Pemprov Jatim

Kamis, 5 Juni 2025 | 14:14 WIB
Kolaborasi Pemprov Jatim dan Pemkab Lamongan Atasi Banjir dan Perbaiki Jembatan Mediyeng (Foto: portal.lamongankab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Plt Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, didampingi Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, melakukan inspeksi mendadak pada Selasa (3/6/2025) untuk meninjau wilayah yang terdampak banjir serta melihat kondisi beberapa infrastruktur di Lamongan.

Sidak difokuskan di Desa Ketapangtelu, Kecamatan Karangbinangun, yang masuk kategori wilayah cekungan, sehingga berpotensi tinggi terjadi banjir, terutama dengan curah hujan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lamongan, Mas Emil menjelaskan bahwa studi yang dilakukan menunjukkan wilayah ini rawan banjir karena bentuk cekungan, sehingga perlu penanganan serius.

Baca Juga: Istana Tegaskan Isu Reshuffle Kabinet Hanya Spekulasi, Keputusan Sepenuhnya Hak Prerogatif Presiden Prabowo

"Wilayah ini sudah diteliti dan masuk kategori cekungan, namun Pak Bupati, Pemprov, BBWS akan terus melakukan tindakan. Namun tidak permisif karena penanganan banjir juga akan kita lakukan di Kali Lamong," katanya.

Pemerintah bersama kepala desa telah merencanakan bantuan dana Rp 3,5 juta untuk 25 rumah yang menjadi sasaran utama. Bantuan ini diperuntukkan untuk menaikkan tinggi bangunan agar terhindar dari banjir.

"Setelah koordinasi bersama nanti akan diberikan bantuan uang agar masyarakat bisa menambah tinggi bangunan rumah, dan Pemprov Jatim berkomitmen membantu," ujar Mas Emil.

Baca Juga: OJK Tegaskan Pentingnya Kredibilitas Danantara sebagai Pemegang Saham Bank BUMN demi Stabilitas Sistem Keuangan Nasional

Kondisi Jembatan Mediyeng di desa yang sama juga menjadi perhatian karena sudah mengalami ambles sebanyak tiga kali.

"Jembatan ini menjadi perhatian kita, karena sebagai fasilitas infrastruktur dan sarana mobilitas masyarakat setempat sudah ambles tiga kali. Sebelumnya dibangun menggunakan dana desa, setelah ini akan dibantu oleh Pemprov untuk penanganannya," imbuhnya.

Bupati Lamongan, yang akrab dipanggil Pak Yes, menegaskan bahwa penanganan banjir dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan BBWS.

Baca Juga: Kambing Kurban Idul Adha 2025 Harus Penuhi 3 Syarat Ini: Jenis, Umur, dan Kondisi Fisik Sehat

Pada kesempatan sidak, juga disalurkan sejumlah paket bantuan untuk masyarakat terdampak banjir, seperti paket pangan, sandang, selimut, terpal, glangsing, paket kebersihan, dan tambahan gizi.

Sidak lanjutan dilakukan di perempatan Sukodadi, Lamongan, yang merupakan ruas jalan nasional. Perbaikan jalan berupa overlay telah dilakukan untuk menjaga kualitas jalan dan keselamatan pengguna.

Halaman:

Tags

Terkini