WartaJatim.CO.ID - Pada perayaan Hari Raya Iduladha 1446H tahun ini, Pemerintah Kota Blitar memberikan himbauan penting kepada masyarakat mengenai distribusi daging kurban.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar, sebagai instansi yang mengurusi hal ini, mengingatkan agar panitia kurban tidak menggunakan kantong plastik.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Blitar, Kepala DKPP, Dewi Masitoh, menjelaskan bahwa kantong plastik mengandung zat kimia berbahaya yang bersifat karsinogenik.
Baca Juga: Capaian 100 Hari Kerja Bupati Yuhronur dan Wabup Dirham Percepat Pembangunan Lamongan
Dewi menegaskan, zat kimia tersebut bisa larut dan menempel pada daging selama proses pembungkusan sehingga berpotensi membahayakan kesehatan konsumen.
Sebagai solusi, Dewi merekomendasikan penggunaan bahan alami yang ramah lingkungan seperti daun jati, daun pisang, dan besek anyaman bambu untuk membungkus daging kurban.
"Kami imbau panitia qurban di Kota Blitar benar-benar menerapkan imbauan ini demi kepedulian bersama menjaga kelestarian lingkungan di momen Iduladha ini," ungkapnya.
Menurutnya, bahan-bahan tersebut tidak hanya aman untuk kesehatan, tetapi juga membantu menjaga kualitas daging agar tetap segar dan tahan lama.
Imbauan ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Blitar dalam mengurangi limbah plastik secara menyeluruh.
Tanggapan positif pun datang dari takmir masjid di Kota Blitar yang mulai beradaptasi dengan himbauan pemerintah.
Salah satunya adalah Syuhada, Ketua Takmir Masjid Baitur Mukaromah di Kelurahan Sentul.
Dia mengungkapkan bahwa panitia masjid tersebut telah menyiapkan 400-500 lembar daun jati dan besek anyaman bambu sebagai pengganti plastik.