WartaJatim.CO.ID - Warga penyandang disabilitas di Bojonegoro sangat antusias memanfaatkan kegiatan SAPA BUPATI ke-3 yang berlangsung di Pendopo Malowopati pada Selasa, 17 Juni 2025.
Dalam kesempatan itu, mereka memberikan apresiasi terhadap fasilitas umum yang telah disediakan, terutama fasilitas guiding block bagi tuna netra di trotoar kota.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bojonegoro, Ali, Ketua Perkumpulan Tuna Netra (Pertuni) Bojonegoro dan penyandang tuna netra, menjelaskan bahwa anggota Pertuni di wilayah ini berjumlah sekitar 50 orang.
Baca Juga: Bocah 11 Tahun Alami Pelecehan Terungkap dari Cara Jalannya, Pelaku Diduga Pegawai Minimarket
“Saya bangga, trotoar di Bojonegoro ada guiding block bagi tuna netra. Tapi sayang banyak trotoar yang rusak. Mohon ada perhatian dari Bapak Bupati,” ungkap Ali.
Ali juga mengemukakan usulan agar ada pelatihan khusus yang berfokus pada pengembangan keterampilan digital bagi penyandang tuna netra.
Selain itu, Sanawi, warga dari Kecamatan Balen, menyatakan kegembiraannya atas perhatian yang diberikan Pemkab Bojonegoro kepada penyandang disabilitas.
Baca Juga: Prabowo Turun Tangan Selesaikan Sengketa 4 Pulau Antara Aceh dan Sumut
“Kami tidak hanya membutuhkan bantuan saja, tapi perlu dididik untuk berkarya jadi tidak menjadi beban pemerintah dan masyarakat,” kata Sanawi.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono langsung menindaklanjuti dengan memerintahkan Dinas Sosial untuk memberikan perhatian terhadap pelatihan keterampilan bagi penyandang disabilitas.
Bupati juga menyampaikan apresiasinya atas peran aktif para penyandang disabilitas yang mendukung promosi UMKM dan pariwisata di Bojonegoro.
“Teman-teman disabilitas bisa mengajukan proposal, nanti Dinsos bisa membantu,” jelas Bupati Setyo Wahono.
Pemerintah daerah berencana menambah fasilitas pelatihan yang mendukung peningkatan ekonomi, seperti pelatihan menjahit, agar para penyandang disabilitas bisa mandiri dan berkontribusi lebih besar. (gha)