WartaJatim.CO.ID - Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, resmi menutup acara Megpreneur 2025 yang digelar selama tiga hari, pada Rabu malam, 25 Juni 2025.
Acara yang berlangsung di Halaman Pemkab Lamongan ini menjadi tonggak awal bagi para peserta dalam mengembangkan usaha mereka lebih luas.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lamongan, selama kegiatan offline, peserta mendapatkan pendampingan dari para ahli bisnis yang membekali mereka dengan berbagai proses bisnis penting.
Pendampingan tersebut meliputi aspek legalitas usaha, fasilitasi permodalan dari perbankan, strategi pemasaran yang efektif, hingga sharing session.
Bupati Yuhronur, yang akrab disapa Pak Yes, menyampaikan bahwa 15 peserta terbaik akan memperoleh pinjaman modal usaha dari perbankan BUMD setempat.
"Para pimpinan perbankan hari ini juga sudah siap memberikan akses modal. Saya juga menekankan supaya ini terus menjadi komunitas yang dibina, menjadi database binaan para OPD yang ada di Pemerintahan Kabupaten Lamongan," ujar Pak Yes.
Baca Juga: Danantara-RDIF Luncurkan RIDNIP, Platform Investasi Rp37,6 Triliun untuk Sektor Strategis RI-Rusia
Pak Yes menilai, karya peserta megpreneur mengandung unsur keunikan dan inovasi yang tinggi dalam setiap usaha yang mereka jalankan.
Ia berharap para peserta megpreneur mampu bertahan, kuat, dan menjadikan usaha mereka berkelanjutan.
"Saya yakin modal selama tiga hari dari megpreneur akan terakumulasi menjadi sikap dan mental yang kuat. Yang terpenting ketika sudah memilih sebagai wirausahawan harus mampu menghadapi semua tantangan dengan suka hati," tambahnya.
Selain itu, Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, memberikan wawasan bisnis melalui talkshow yang diikuti peserta.
Dirham menekankan tiga hal yang harus dipelajari dan diterapkan dalam bisnis, yaitu unique selling point, membangun brand, dan kemampuan manajerial.