WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Gresik resmi menyalurkan insentif kepada 1.100 penghafal Al-Qur’an atau huffadz sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap peran mereka dalam masyarakat.
Penyerahan insentif dilakukan secara simbolis oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, yang bertempat di Masjid Al-Inabah, yang berada di kompleks kantor Bupati Gresik.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Gresik, Program ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Gresik dalam mewujudkan masyarakat yang religius dan berkarakter, sesuai dengan visi pembangunan daerah yang sedang dijalankan.
Baca Juga: Trump Klaim Gencatan Senjata Diumumkan, Iran dan Israel Tunjukkan Narasi yang Bertolak Belakang
Besarnya dana yang dialokasikan untuk tahap pertama penyaluran insentif mencapai Rp550 juta, dengan setiap huffadz menerima Rp500 ribu sebagai penghargaan atas dedikasi mereka.
Sumber pendanaan untuk insentif ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gresik untuk Tahun Anggaran 2025.
Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya menyampaikan penghargaan yang besar kepada para huffadz yang telah menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Sengketa Pulau di Trenggalek–Tulungagung, Kemendagri Sebut Ada 16 Pulau dalam Wilayah Jatim
“Terima kasih kepada huffadz atas dedikasi dan kecintaannya terhadap Al-Qur’an. Tidak hanya mendapatkan penghargaan secara spiritual, insentif ini diharapkan bisa menjadi penyemangat dan bentuk hadirnya pemerintah dalam mendukung syiar Al-Qur’an di masyarakat,” ujar Bupati Yani.
Lebih jauh, Bupati Yani menyampaikan harapan agar insentif ini dapat memicu lahirnya generasi penghafal Al-Qur’an yang lebih banyak di Gresik.
Program insentif ini juga direncanakan untuk berlanjut pada tahap kedua dengan skema dan anggaran yang sama, sebagai bentuk komitmen Pemkab Gresik terhadap keberlanjutan dukungan bagi para penghafal Al-Qur’an.
“Insyaallah ini bukan yang terakhir. Kami sudah siapkan anggaran untuk tahap kedua agar program ini dapat berjalan secara konsisten setiap tahunnya,” tambah Bupati yang akrab disapa Gus Yani.
Menurut laporan yang disampaikan Asisten I Pemkab Gresik, Suprapto, seluruh penerima insentif merupakan anggota organisasi penghafal Al-Qur’an, Robithoh Hamalatil Qur’an.