WartaJatim.CO.ID - Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menyampaikan dukungannya secara penuh terhadap keberadaan Yonif Teritorial Pembangunan (YTP) 837/Ksatria Trunojoyo yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bangkalan.
Dukungan tersebut diberikan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional yang penting untuk menciptakan kemandirian pangan di tingkat lokal maupun nasional.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bangkalan, Acara pernyataan dukungan tersebut berlangsung di Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, pada hari Selasa, tanggal 22 Juli 2025.
Menurut Bupati Lukman Hakim, keberadaan YTP 837/Ksatria Trunojoyo sangat strategis dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat Kabupaten Bangkalan.
Yonif ini berperan dengan memanfaatkan lahan tidur, membina kelompok tani, serta memberdayakan sumber daya lokal secara berkelanjutan.
"Pemerintah Kabupaten Bangkalan menyambut baik dan mendukung penuh keberadaan YTP 837/Ksatria Trunojoyo. Keberadaannya selaras dengan visi kami dalam membangun Bangkalan yang tangguh dan mandiri di sektor pangan serta mampu memperkuat ketahanan nasional dari daerah," ujar Bupati.
Baca Juga: Jalan Mulus, Tiket Murah! Taman Nasional Bali Barat Tawarkan Pantai dan Satwa Langka Sekaligus!
YTP 837/Ksatria Trunojoyo adalah satuan teritorial pembangunan yang memiliki aktivitas intensif dalam kegiatan sosial dan pertanian terpadu, khususnya di desa-desa.
Satuan ini secara aktif menjalin sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mengoptimalkan lahan yang sebelumnya tidak digunakan secara produktif.
Selain itu, mereka juga melakukan pendampingan kepada kelompok tani dan mengembangkan model pertanian yang berkelanjutan sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat.
Baca Juga: Hari Anak Nasional, Pemkot Surabaya Kenalkan Gizi Sehat lewat Aktivitas Kebun Anak
Dukungan dari pemerintah Kabupaten Bangkalan diharapkan dapat mendorong YTP 837 agar terus menjadi motor penggerak ketahanan pangan di tingkat daerah.
Sinergi antara kekuatan teritorial dan masyarakat sipil ini diharapkan mampu menjadi contoh nyata dalam membangun kemandirian pangan nasional dari akar rumput. (gha)