• Sabtu, 18 April 2026

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Pimpin Pencarian Maksimal Korban Hanyut Nia Maulida di Sungai Brantas

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 19 Juni 2025 | 09:43 WIB
Wali Kota Malang Pimpin Pencarian Nia Maulida yang Hanyut di Sungai Brantas (Foto: malangkota.go.id)
Wali Kota Malang Pimpin Pencarian Nia Maulida yang Hanyut di Sungai Brantas (Foto: malangkota.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama pemerintah setempat mengunjungi kediaman keluarga Nia Maulida, bocah 10 tahun yang dilaporkan hilang terseret arus Sungai Brantas pada Senin (16/6/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Wahyu menyampaikan belasungkawa yang sangat mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban dan berjanji memberi dukungan secara emosional hingga proses pencarian selesai.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Malang, saat ini, pencarian korban masih aktif dilakukan oleh enam tim SAR gabungan yang bekerja secara koordinasi dengan menggunakan perahu rafting di sungai dan tim darat yang menyusuri sepanjang aliran Sungai Brantas.

Baca Juga: Istana Klaim Sengketa 4 Pulau Aceh-Sumut Merupakan Wewenang Pemerintah Pusat

“Saya sudah berbicara langsung dengan orang tua korban. Kondisinya masih belum stabil, dan kami akan terus memberikan dukungan,” ujar Wahyu.

Koordinator Unit Siaga SAR Malang Raya, Yoni Fahriza, mengungkapkan bahwa pada hari kedua operasi pencarian, tim dibagi menjadi dua regu utama.

Regu pertama bertugas menyusuri sungai dengan lima perahu rafting, melibatkan 25 personel yang menjelajahi area sepanjang lima kilometer dari titik awal hilangnya korban.

Baca Juga: Bocah 11 Tahun Alami Pelecehan Terungkap dari Cara Jalannya, Pelaku Diduga Pegawai Minimarket

Regu kedua terdiri dari 30 personel yang terbagi ke dalam tiga sub-tim darat, ditempatkan di lokasi strategis sebagai pos pemantauan dari tepi sungai.

“Jika tim darat melihat tanda-tanda korban, mereka segera melaporkan ke posko agar tim perahu dapat melakukan evakuasi cepat,” kata Yoni.

Pencarian menghadapi kendala karena kontur sungai yang berbatu dan licin, tumpukan sampah yang mengganggu visibilitas, serta arus sungai yang deras dan air yang keruh.

Baca Juga: KPK Turun Tangan Pantau SPMB 2025 Wapadai Potensi Suap dan Gratifikasi

Operasi pencarian berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 16.00 WIB setiap hari, dengan kesiapan tim untuk dikerahkan kapan saja jika ada tanda keberadaan korban di luar jadwal tersebut.

Wali Kota Wahyu juga mengapresiasi peran serta masyarakat yang aktif membantu pencarian dan menyediakan dukungan logistik melalui dapur umum Posko Tim SAR Gabungan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: malangkota.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X