"Terimakasih saya ucapkan kepada Mayjen TNI Susilo yang bersedia hadir langsung dalam menangani sampah sebagai dukungan nyata TNI AD terhadap program pembangunan Kabupaten Malang. Kehadiran Pangdiv 2/Kostrad tentunya menambah semangat dan motivasi kita semua untuk terus bersinergi," tambahnya.
Ia berharap pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu 3R "Antasena" dapat berjalan lancar dan menjadi pionir bagi Kabupaten Malang serta Indonesia secara keseluruhan.
Program ini diharapkan menjadi solusi inovatif dalam pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di wilayah tersebut.
Sinergi antara Divisi Infanteri 2/Kostrad dan Pemerintah Kabupaten Malang menjadi kunci utama keberhasilan program ini dalam mengatasi permasalahan sampah.
Baca Juga: Pembentukan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Capai 99 Persen, Target Selesai Pekan Ini
Melalui penerapan prinsip 3R, sampah akan diolah secara sistematis untuk mengurangi limbah hingga mencapai konsep zero waste yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain. (gha)