WartaJatim.CO.ID - Pembentukan kepengurusan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan telah mencapai kemajuan yang sangat signifikan.
Hingga saat ini, sebanyak 99 persen koperasi di wilayah tersebut sudah terbentuk kepengurusannya.
Dikutip WartaJatim dari laman Kabupaten Pasuruan, Masih tersisa empat desa yang berada di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Grati dan Puspo, yang sedang dalam proses penyelesaian pembentukan kepengurusan.
Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Bangkalan Luncurkan Layanan Cetak Dokumen Kependudukan di Kecamatan untuk Mempermudah Warga
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti, menyampaikan bahwa pembentukan kepengurusan di empat desa tersebut ditargetkan rampung dalam pekan ini.
"Tadi ketika kami konfirmasi, katanya besok sudah terbentuk kepengurusan koperasi desa merah putih di empat desa di Grati dan Puspo," ujar Krisni saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (8/5/2025) sore.
Setelah kepengurusan terbentuk, tahapan berikutnya adalah pengurusan akta notaris dan pendaftaran untuk mendapatkan pengesahan badan hukum koperasi.
Baca Juga: Mengenal Siapa Itu Bill Gates, Pendiri Microsoft dan Filantrop Dunia
Pengesahan badan hukum ini penting agar koperasi dapat beroperasi secara resmi dan memperoleh perlindungan hukum serta berbagai fasilitas pendukung.
Keberhasilan percepatan pembentukan koperasi ini tidak lepas dari dorongan kuat Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo.
Bupati Rusdi secara aktif memacu pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh 341 desa dan 24 kelurahan di Kabupaten Pasuruan.
Baca Juga: Banyuwangi Tingkatkan Inklusi Penyandang Disabilitas Lewat Pelatihan Pertukangan dan Sertifikasi Kompetensi
Dorongan tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi bersama Asosiasi Kepala Desa (AKD) dan para lurah, serta percepatan pelaksanaan musyawarah desa khusus dan musyawarah kelurahan khusus.
"Pak Bupati terus memberikan dorongan kepada kami, kepada kecamatan, desa dan kelurahan untuk melakukan percepatan dalam pembentukan koperasi desa/kelurahan merah putih di Kabupaten Pasuruan, dan alhamdulillah semuanya berjalan lancar," ungkap Krisni.
Krisni juga menyatakan optimisme bahwa seluruh tahapan pembentukan koperasi akan selesai dalam waktu dekat.
Baca Juga: Banyuwangi Tingkatkan Inklusi Penyandang Disabilitas Lewat Pelatihan Pertukangan dan Sertifikasi Kompetensi
Ia menegaskan bahwa sebelum peluncuran resmi yang akan dilakukan oleh Presiden Prabowo, seluruh koperasi desa dan kelurahan merah putih di Kabupaten Pasuruan sudah rampung pembentukannya.
Salah satu contoh keberhasilan koperasi yang sudah berjalan dengan baik adalah Koperasi Merah Putih Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo.
Kepala Desa Wonokerto, Sugiono, menjelaskan bahwa koperasi tersebut telah menjalin kerja sama dengan Koperasi Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya.
Baca Juga: Kantor Kemenag Pasuruan Gelar Manasik Haji Tambahan untuk 239 Jamaah yang Tertunda Akibat Anggaran Cair Terlambat
Artikel Terkait
Dinas Koperasi Bangkalan Pantau Produk Marshmallow Diduga Mengandung Gelatin Babi di Toko Ritel Modern
Wakil Menteri Dalam Negeri dan Bupati Malang Tinjau Potensi Koperasi Desa Merah Putih di Desa Randugading untuk Dorong Ekonomi Lokal
Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas dan Siap Ekspor Melalui Malang City Expo 2025
Pemusnahan Barang Cukai Ilegal di Pasuruan Senilai Rp 11,3 Miliar, Bupati dan Bea Cukai Tegaskan Pentingnya Penegakan Hukum
Kantor Kemenag Pasuruan Gelar Manasik Haji Tambahan untuk 239 Jamaah yang Tertunda Akibat Anggaran Cair Terlambat