Menurut Eko, UMKM memiliki peranan sentral dalam pertumbuhan ekonomi Kota Malang yang pada tahun 2024 mencapai angka 5,41%, melampaui rata-rata nasional dan provinsi.
Baca Juga: Pemkab Mojokerto Salurkan Dana Rp 32,12 Miliar untuk Pembangunan Infrastruktur di 67 Desa Tahun 2025
Salah satu penerima manfaat, Siami, buruh PR Djagung Padi Mas, menyatakan rasa syukur atas bantuan mesin jahit baru yang diterimanya.
“Alhamdulillah sekarang dapat bantuan mesin jahit baru, jadi bisa menambah pemasukan keluarga,” katanya.
Dalam acara yang sama, Wali Kota Malang memberikan rompi Sahabat UMKM kepada perwakilan instansi seperti DPRD, Kejaksaan Negeri, Bea Cukai, Bank Indonesia, dan BNN sebagai simbol dukungan lintas sektoral terhadap pelaku UMKM.
Inisiatif ini bertujuan memperkuat ekosistem UMKM yang berperan penting dalam menggerakkan perekonomian daerah Malang. (gha)