WartaJatim.CO.ID - Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. meninjau langsung kondisi SDN 4 Sukowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, yang mengalami ambruk pada Minggu (11/1) akibat cuaca ekstrem.
Peristiwa ambruknya bangunan sekolah tersebut mengakibatkan 58 siswa dari tiga kelas terpaksa dipindahkan dan mengikuti kegiatan belajar mengajar di rumah warga sekitar.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Malang, Tiga kelas yang terdampak dan harus belajar di luar sekolah masing-masing adalah kelas III, IV, dan V, sementara siswa dari kelas lainnya masih menggunakan ruang kelas yang dinyatakan aman.
Baca Juga: Dari Dapur Rumah ke Konsep Zero Waste, UMKM Kebab Endul Tumbuh di Bekasi
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Malang didampingi oleh jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang terkait, Camat Kalipare, serta Forkopimcam Kalipare.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap siswa terdampak, Bupati Malang juga menyerahkan bantuan paket sembako dari Baznas Kabupaten Malang kepada para siswa dan siswi SDN 4 Sukowilangun.
Kepala SDN 4 Sukowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Sugiono, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, wilayah Kalipare diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi sejak pagi hingga malam hari.
Kondisi cuaca tersebut menyebabkan tiga ruang kelas mengalami kerusakan berat dan akhirnya ambruk pada malam hari.
“Saya telah memerintahkan Dinas PU Bina Marga dan BPBD untuk segera melakukan perbaikan menggunakan dana darurat. Diharapkan langkah ini dapat segera ditindaklanjuti agar para siswa dan siswi dapat kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara normal,” ungkap Bupati Malang.
Usai meninjau SDN 4 Sukowilangun, Bupati Malang melanjutkan agenda peninjauan ke sekolah satu atap di Desa Kaliasri, Kecamatan Kalipare.
Baca Juga: Batik Jadi Busana Kerja, UMKM Pekalongan Ini Angkat Wastra Nusantara ke Ruang Kantor
Sekolah satu atap tersebut terdiri dari TK Dharma Wanita 02, SDN Kaliasri 7, dan SMP PGRI 03, yang seluruhnya berada dalam satu kawasan pendidikan.
Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, ditemukan sejumlah bangunan sekolah yang kondisinya memerlukan perhatian serius dan penanganan segera.