• Sabtu, 18 April 2026

Usai Viral Dibonceng Patwal Tanpa Helm, Dedi Mulyadi Akui Kesalahan dan Siap Ditilang

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Jumat, 13 Juni 2025 | 13:21 WIB
Potret cuplikan video viral Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi tak pakai helm saat dibonceng patwal. (Instagram.com/@folkshitt)
Potret cuplikan video viral Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi tak pakai helm saat dibonceng patwal. (Instagram.com/@folkshitt)

 

WartaJatim.CO.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akhirnya buka suara setelah videonya viral saat dibonceng petugas pengawal (patwal) tanpa mengenakan helm.

Ia mengakui kesalahannya dan menyatakan siap menerima sanksi sesuai aturan lalu lintas.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71 pada Kamis, 12 Juni 2025, Dedi menjelaskan kronologi kejadian yang sempat menuai sorotan warganet.

Ia menyebut, saat itu tengah menuju acara peresmian Universitas Bhinneka Tunggal Ika (dulu Universitas Pertahanan/Unhan) yang juga dihadiri oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Tanggapi Pekerja yang Protes soal Izin Tambang Gunung Kuda Dicabut: Orang Lain Nangis Kehilangan Nyawa

“Rabu, 11 Juni 2025, saya hadir di acara peresmian Universitas Bhinneka Tunggal Ika di Sentul, Bogor. Banyak pejabat kementerian dan perwakilan duta besar turut hadir, sehingga menyebabkan kemacetan panjang,” tulis Dedi.

Demi menghormati Presiden yang hadir di acara tersebut, Dedi mengaku tak ingin datang terlambat. Ia lalu memutuskan untuk dibonceng motor patwal guna mempercepat perjalanan, meskipun tanpa memakai helm.

“Karena tak ingin datang belakangan dari Presiden, saya naik motor patwal. Di situ saya sadar telah melanggar aturan karena tidak mengenakan helm,” ujarnya.

Baca Juga: Heboh Dugaan Remaja Cirebon Hendak Akhiri Hidup karena Depresi, Kini Jadi Anak Asuh Gubernur Dedi Mulyadi

Gubernur yang dikenal aktif membuat konten sosial ini pun menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia bahkan meminta agar pihak kepolisian menindak sesuai prosedur.

“Saya memohon kepada Kasatlantas Polres Bogor untuk menilang motor yang membonceng saya tanpa helm. Saya sadar itu pelanggaran dan siap menerima sanksi,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut mendapat berbagai respons dari publik, termasuk pujian atas sikap terbukanya, meskipun tindakan awalnya tetap dinilai sebagai contoh yang kurang tepat dari seorang kepala daerah. (NAR)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X