• Sabtu, 18 April 2026

Rigen Rakelna Tegur Netizen: “Kami Memang Komedian, Tapi Kematian Gusti Irwan Bukan untuk Dicandai”

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Rabu, 18 Juni 2025 | 14:34 WIB
Unggahan Instagram Story komedian Rigen Rakelna. (Instagram.com/@rigensih)
Unggahan Instagram Story komedian Rigen Rakelna. (Instagram.com/@rigensih)

 

WartaJatim.CO.ID - Kabar duka atas meninggalnya komedian sekaligus aktor berbakat, Gusti Irwan Wibowo, menyisakan luka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan rekan seprofesi. Dikenal dengan nama panggung Gustiwiw, ia mengembuskan napas terakhir pada Minggu, 15 Juni 2025.

Gustiwiw selama ini dikenal sebagai sosok yang hangat dan jenaka, serta kerap menghibur publik lewat karya-karya komedi yang ia lakoni. Namun di balik duka kepergiannya, muncul reaksi netizen yang dinilai tidak sensitif terhadap suasana berkabung.

Hal tersebut diungkapkan oleh sahabat sekaligus rekan seprofesi almarhum, Rigen Rakelna. Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya @rigensih, Rigen menuliskan pesan perpisahan emosional untuk Gustiwiw.

Baca Juga: Kenangan Ibu tentang Gusti Irwan Wibowo: Sosok Penyayang dan Sumber Kebahagiaan

“Istirahat dulu ya, Gus. Kita semua sayang sama kamu. Terlalu baik dan menyenangkan nih, masnya,” tulis Rigen, mengenang sang sahabat yang menurutnya selalu membawa keceriaan.

Namun, unggahan penuh duka itu justru dirusak oleh komentar tak berempati dari salah satu warganet. “Korban film lu kah ini bang? Baru saja gue nonton podcast-nya di YouTube,” tulis akun tersebut.

Menanggapi komentar tersebut, Rigen dengan tegas menegur si netizen, mempertanyakan maksud dari ucapan yang dianggap sangat tidak pantas di tengah suasana berduka. “Maksud lu apa?” balas Rigen, yang juga membagikan tangkapan layar komentar tersebut ke Instagram Story-nya.

Baca Juga: Kenang Persahabatan dengan Mendiang Gustiwiw, Ardhito Pramono: “Gusti Orang Paling Tulus”

Lebih lanjut, Rigen menyampaikan unek-uneknya kepada publik, khususnya netizen yang kerap kali melewati batas dalam berkomentar, seolah tidak mengenal waktu atau empati.

“Selalu ada komentar sok asik kaya begini. Kami memang komedian, kami memang sering bercanda dan dibercandain. Tapi tolong, kasih kami juga waktu berduka. Kami manusia, sama seperti kalian,” tulis Rigen.

Ia menegaskan bahwa meskipun mereka adalah pelawak yang akrab dengan candaan, bukan berarti semua hal pantas dijadikan bahan lelucon, terlebih lagi saat sedang kehilangan orang terkasih.

Baca Juga: Kenang Persahabatan dengan Mendiang Gustiwiw, Ardhito Pramono: “Gusti Orang Paling Tulus”

“Kami sedang kehilangan. Kalau tidak bisa berempati, lebih baik simpan ketikanmu,” pungkas Rigen, mengajak publik untuk lebih bijak dan berperasaan dalam bermedia sosial. (NAR)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X