• Sabtu, 18 April 2026

Gorontalo-Jayapura Termasuk, Ini 10 Wilayah RI Berpotensi Tsunami Akibat Gempa Kamchatka Rusia

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Senin, 4 Agustus 2025 | 16:04 WIB
Data penelitian BMKG terkait potensi tsunami di wilayah RI akibat gempa 8,7 di Kamchatka Rusia.
Data penelitian BMKG terkait potensi tsunami di wilayah RI akibat gempa 8,7 di Kamchatka Rusia.

WartaJatim.CO.ID – Gempa berkekuatan magnitudo 8,7 mengguncang wilayah pesisir timur Kamchatka, Rusia, pada Rabu, 30 Juli 2025, pukul 06.24 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, pusat gempa berada pada koordinat 52,51 LU dan 160,26 BT dengan kedalaman 18 kilometer. Jenis gempa tergolong dangkal dan berasal dari zona subduksi Palung Kurile-Kamchatka.

Menurut laporan resmi BMKG, gempa ini berpotensi menimbulkan tsunami di beberapa negara, termasuk Indonesia. "Pacific Tsunami Warning Center (PTWC) menyebutkan wilayah terdampak mencakup Rusia, Jepang, Alaska, Filipina, Hawaii, dan Guam," ungkap BMKG dalam siaran persnya.

Baca Juga: Ledakan Dahsyat! Gunung Lewotobi Meletus Usai 50 Gempa Bertubi-tubi, Ini Kronologi Lengkapnya

Indonesia masuk dalam daftar negara terdampak dengan status Waspada, yang berarti ketinggian gelombang tsunami diperkirakan kurang dari 0,5 meter.

BMKG meminta masyarakat di pesisir utara Indonesia untuk tetap tenang namun waspada dan menjauhi kawasan pantai hingga situasi benar-benar dinyatakan aman.

Berikut daftar 10 wilayah Indonesia yang berpotensi terdampak tsunami, lengkap dengan estimasi waktu kedatangan gelombang:

  1. Talaud – diperkirakan pukul 14.52 WITA
  2. Kota Gorontalo – pukul 16.39 WITA
  3. Halmahera Utara – pukul 16.04 WIT
  4. Manokwari – pukul 16.08 WIT
  5. Raja Ampat – pukul 16.18 WIT
  6. Biak Numfor – pukul 16.21 WIT
  7. Supiori – pukul 16.21 WIT
  8. Sorong (bagian utara) – pukul 16.24 WIT
  9. Jayapura – pukul 16.30 WIT
  10. Sarmi – pukul 16.30 WIT

Baca Juga: Adanya Potensi Tsunami saat Lebaran 2025, BMKG Siap Memberikan Informasi Peringatan Dini Terkait Tsunami

BMKG juga mencatat adanya tujuh gempa susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar 6,9 dan terkecil 5,4.

Meski belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa, pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan lebih lanjut. Masyarakat diimbau untuk hanya mengakses informasi dari kanal resmi BMKG.

(ASR)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X